3.097 Warga Kota Padangsidimpuan Terinfeksi TB Paru

tuberculosis advanced chest x rays 3.097 Warga Kota Padangsidimpuan Terinfeksi TB Paru Penyakit TB paru menjadi jenis penyakit paling dominan diderita masyarakat Kota Padangsidimpuan (Psp) selama tahun 2010. Penyakit ini berada di urutan pertama dalam daftar riwayat penyakit Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Psp.
Sesuai data dari RSUD Psp, penyakit TB paru sebanyak 3.097 orang, hipertensi 1.632, diabetes melitus 1.019, radang paru 302, tifus 204, dan diare 88. “Selama tahun 2010, penyakit yang paling banyak kita tangani adalah TB Paru,” kata Direktur RSUD Kota Psp, dr H Aminuddin, kepada METRO, Jumat (14/1).

Dijelaskannya, penyakit TB paru disebabkan masyarakat tidak melaksanakan pola hidup bersih dan sehat. Dan lingkungan tempat tinggal yang sering diabaikan dalam hal kebersihan, apalagi penyakit ini juga menular.

“Penyakit TB paru sebagian besar diderita oleh kelompok kerja usia produktif dan ekonomi rendah,” terangnya.
Dikatakannya, ada beberapa cara untuk mencegah dan mengobatinya, seperti, terapi imunisasi yang merupakan strategi penyembuhan TB paru jangka pendek dengan pengawasan langsung dari keluarga sekitar.

Selanjutnya pengobatan yang akan memberikan kekebalan aktif terhadap penyaki TBC.

“Tapi pengobatan atau pencegahan yang paling akurat adalah dimulai dari diri sendiri dan lingkungan,” imbaunya.
Sementara itu, Anggota DPRD Psp dari Komisi III yang membidangi kesehatan, Rika Hannum Nasution, merasa khawatir dengan kondisi perkembangan penyakit tersebut dan bias berbahaya jika tingkat penyebaran penyakit ini semakin tinggi. Politis Demokrat ini meminta kepada Dinkes Psp untuk segera melakukan tindakan-tindakan pencegahan terhadap penyakit tersebut. “Dinkes harus melakukan sosialisasi dan memberikan penjelasan tentang berbagai jenis penyakit yang sering diderita warga, agar penyakit bisa dicegah sedini mungkin. Sebab, saya lihat masih banyak warga Psp yang belum tahu tentang tata cara pencegahan penyakit. Untuk itu, saya meminta Dinkes untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat,” sarannya.

Baca Juga :  Akibat Dihentikannya Proyek Jalan Sipagimbar-Tolang - Gubsu dan Dinas Bina Marga Digugat

Kemudian Rika mengimbau kepada masyarakat untuk selalu menerapkan pola hidup bersih dans ehat agar terhindar dari penyakit. “Jaga kesehatan diri sendiri dan lingkungan, agar penyakit tidak menghampiri kita,” imbaunya. (phn)- (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*