3 kali Tidak Indahkan Panggilan Jaksa, Pengusaha Sawit Dijemput Paksa Polres Tapsel

Padangsidimpuan (SIB)
aman212l 3 kali Tidak Indahkan Panggilan Jaksa, Pengusaha Sawit Dijemput Paksa Polres TapselKarena sudah tiga kali tidak menghadiri panggilan jaksa dalam perkara pemalsuan tandatangan yang dilaporkan Baginda Mangaraja Endar Harahap alias Marasahlim Harahap (53), warga Lorong II, Desa Portibi Jae, Kec.Portibi, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), SDOH pengusaha kebun sawit penduduk Lingkungan II Pasar Gunung Tua Paluta ditahan Kejari Padangsidimpuan, Selasa (5/1) sore.
Informasi diperoleh SIB di Kejari Padangsidimpuan, SDOH ditahan untuk memudahkan proses pemeriksaan karena sudah tiga kali tidak menghadiri panggilan jaksa. Akhirnya personil Polres Tapsel yang sebelumnya menangani perkara tersebut menjemput paksa SDOH dan langsung ditahan sesuai surat perintah penahanan Kajari Padangsidimpuan, Indrasyah Djohan S.

Informasi lain diperoleh di lapangan menyebutkan, sebelumnya SDOH melaporkan Baginda Mangaraja Endar Harahap alias Marasahlim Harahap dengan tuduhan telah menjual tanah miliknya. Padahal tanah itu telah dibeli SDOH dari Baginda Mangaraja, Namun setelah di persidangan, majelis hakim memutuskan vonis bebas terhadap Baginda Mangaraja, karena berdasarkan keterangan saksi dan barang bukti di persidangan, tuduhan SDOH tidak terbukti.

Usai mendengar putusan hakim itu, Baginda Mangaraja membuat laporan ke polisi, pasalnya SDOH telah memalsukan tandatangannya pada surat keterangan ganti rugi tanah seluas 15 hektare. Pemalsuan tandatangan itu diketahui setelah surat tersebut diperiksa di laboratorium forensik.

Tapi karena jaksa yang menangani perkara pengaduan SDOH terhadap Baginda Mangaraja mengajukan permohonan kasasi atas putusan PN P Sidimpuan ke Mahkamah Agung, maka proses penanganan hukum pengaduan Baginda Mangaraja terhadap SDOH tertunda dan menunggu putusan MA. Selanjutnya MA melalui putusan No: 802 K/PID/2009, menolak permohonan kasasi JPU Kejari P Sidimpuan terhadap putusan PN P Sidimpuan No:398/Pid.B/2008/PM.PSP tersebut.

Baca Juga :  Menangkap Pelaku Pengeroyokan di Manegen Padangsidimpuan, 1 Warga Tertembak, Mobil Polisi Dirusak

Untuk itu, Baginda Mangaraja meminta proses penanganan hukum pengaduannya yang sudah dilimpahkan polisi ke Jaksa untuk segera dilanjutkan. Kemudian jaksa melayangkan surat panggilan kepada SDOH, sampai tiga kali namun tidak diindahkan SDOH. Sehingga pada Selasa (5/1), Polres Tapsel menjemput paksa dan menyerahkan tersangka ke jaksa. Selanjutnya SDOH ditahan dan dititipkan di LP Kelas IIB Salambue, guna memperlancar proses penanganan perkara. (T-8/q)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*