300 Pondok & 30 Kafe Ditertibkan Dari Lokasi Wisata Tor Simarsayang

SIDIMPUAN-METRO; Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Padangsidimpuan (Psp) bersama personel Tentara Nasional Indonesia (TNI), menertibkan 300 pondok dan 30 kafe yang ada di Tor Simarsayang, Selasa (1/6) lalu. Pondok dan kafe tersebut ditertibkan karena diduga menjadi lokasi maksiat.

Kepala Satpol PP, Erwin H Harahap SSTP, didampingi Kasi Ops, Samadi kepada METRO, Rabu (2/6), mengatakan, penertiban ini terus dilakukan dari sejak Januari lalu. Dan penertiban itu sesuai Surat Perintah Tugas Wali Kota Psp No : 094/2708/2010.

Erwin menambahkan, penertiban pondok-pondok yang ada di Tor Simarsayang dilakukan oleh 25 personel Satpol PP bersama dua pegawai negeri sipil (PNS) dari Bagian Hukum dan 1 personel TNI.

“Penertiban kita lakukan dengan cara mencopot papan dinding atau kain yang digunakan sebagai dinding pondok yang melebihi batas yang diberikan, yakni setinggi 30 centimeter. Selain itu seluruh pondok-pondok yang dianggap tidak layak diberi tanda silang, untuk kemudian diperbaiki sesuai yang ditetapkan,” ujar Erwin.

Dari sekitar 300 pondok-pondok dan 30 kafe-kafe di Tor Simarsayang, lanjutnya, hampir keseluruhan tidak sesuai dengan yang sudah ditetapkan, yakni setinggi 30 centimeter. Para pengusaha juga tudak memberikan alat penerangan.

“Bagi pengusaha yang tidak mentaati peraturan, yakni pemasangan tenda hanya diperkenankan setinggi 30 centimeter, tenda harus mempunyai lampu, tenda yang berada di pinggiran atau tersembunyi harus dibongkar, tenda yang terlindungi semak-semak harus dibersihkan, dan dilarang menjual miras,” pungkasnya.

Baca Juga :  Abi: LPI Bukan Alat Menjatuhkan Nurdin

Sumber: http://metrosiantar.com/sidimpuan_raya_/300_Pondok_30_Kafe_Ditertibkan

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*