38.774 Warga Riau Terserang ISPA Akibat Kabut Asap

(Analisa/denny winson) SANGAT TAK SEHAT: Papan Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) di depan kantor Walikota Pekanbaru menunjukkan kagetori ”sangat tidak sehat”. Di malam hari, kualitas udara ini turun ke level ”berbahaya”.

Pekanbaru, (Analisa). Data Posko Penanggulangan Bencana Kabut Asap Riau yang berada di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru melansir, dari 43.932 warga yang mengindap penyakit Infeksi Saluran Pernapasan Atas (ISPA), sebanyak 38.774 di antaranya dipastikan sakit disebab kabut asap tebal.

Kualitas udara di Kota Pekanbaru sampai saat ini masih berfluktuatif. Pagi hari, papan pengumuman Indeks Standar Pencemaran Udara (ISPU) menampilkan kualitas udara pada tingkat ”berbahaya”. Tetapi siangnya menurun ke level ”sangat tidak sehat”. Di malam hari, kualitas udara ini drop lagi ke level ”berbahaya”.

Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau pun telah mengeluarkan surat edaran ke kabupaten/kota untuk meliburkan aktivitas belajar mengajar dari tingkat PAUD hingga SLTA/SMK sederajat. Kepala Diskes (Kadiskes) Riau, Zainal Arifin kepada wartawan, Senin (10/3), membenarkan hal itu.

Diakuinya, pihaknya telah membuat surat edaran ke Dinas Kesehatan Kabupaten dan Kota yang ada untuk membuat rekomendasi kepada Dinas Pendidikan untuk meliburkan seluruh sekolah.

”Selain itu kita juga menghimbau kepada masyarakat Riau untuk mengurangi aktivitas di luar ruangan. Apabila tidak juga bisa dihindari untuk beraktivitas di luar ruangan, gunakan lah masker,” katanya seraya menambahkan pihaknya telah mendistribusikan 300.000 lembar masker ke Diskes kabupaten/kota se Riau.

Baca Juga :  Semburan Lokon Setinggi 500 Meter

Terlepas soal itu, data Posko Penanggulangan Bencana Kabut Asap Riau merincikan dari 38.774 penderita ISPA akibat kabut asap, terbanyak berada di Kota Pekanbaru dengan 9.268 penderita. Setelah itu disusul Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) dengan 7.632 orang, Bengkalis (4.524 orang), Dumai (3.188), Siak (2.878), Pelalawan (2.717), Rokan Hulu sebanyak 2.548 orang penderita.

Selain itu sebanyak 1.969 penderita ISPA juga terdapat di Kabupaten Kampar disusul Indragiri Hulu sebanyak 1.512 orang, Kepulauan Meranti (958), Indragiri Hilir (915) dan Kuantan Singingi sebanyak 634 orang penderita. (dw)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*