4 Bal Ganja dan Dua Senjata Rakitan Diamankan, Seorang Tersangka Ditembak Mati

(Analisa/sarman a nasution) LIHAT JENAZAH : Kapolres Madina AKBP Mardiaz didampingi Kasat Reskrim AKP. Wira Prayatna melihat jasad RN di kamar mayat RSUD Panyabungan Madina, Senin (11/8).

Panyabungan, Polres Kabupaten Mandailing Natal (Madina) menggerebek dan menembak mati seorang pelaku yang diduga pengedar ganja di Desa Pardomuan (Huta Tua) Kecamatan Panyabungan Timur Kabupaten Mandailing Natal (Madina), Senin (11/8) sekitar 05.00 WIB.

Penembakan dilakukan anggota Polres Madina karena tersangka, RN (18), melawan petugas saat ditangkap di kediamannya.

“Dari penggerebekan ini Polres Madina mengamankan empat bal ganja dan dua pucuk senjata rakitan serta sepeda motor dua unit. Petugas menembak pelaku yang berusaha melawan saat penangkapan,” kata Kapolres Madina AKBP. Mardiaz di dampingi Kasat Reskrim AKP Wira Prayatna di RSU Panyabungan.

Penangkapan ini dari hasil pengembangan dilakukan Polres Madina. Informasi, beberapa waktu lalu pihaknya menangkap pengedar ganja. Dari pengembangan tersebut terbongkar bahwa mereka juga melakukan curanmor. Dua unit sepeda motor di jual pada RN yang telah tertembak mati,” jelasnya.

Sebelumnya, polisi telah menangkap REP(21) warga Lorong V Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu dan KB als Adek, (17) warga Lorong VI Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu ditangkap di jalan umum Kelurahan Kota Siantar Kecamatan Panyabungan Madina.

Dari tangan tersangka petugas mengamankan ganja kering seberat 7 kg. Ganja dibungkus goni putih dibalut dengan jaket hitam. Petugas juga mengamankan satu unit sepeda motor Honda Revo hitam tanpa nomor polisi.

Baca Juga :  Hari ini, Naff, Vagetoz konser di Sidimpuan

Para tersangka mengaku barang haram ini mereka dapat dari Gondrong, warga Desa Huta Tua Kecamatan Panyabungan Timur. Dari pengakuan mereka sudah 2 kali membeli ganja kepada Gondrong,” terangnya.

Setelah melakukan pengembangan, petugas menangkap SMS (22) warga Lorong II Desa Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang ditangkap di Desa Lumban Dolok Sabtu (9/8) sekitar pukul 01.00 wib.

SMS, dari pengkuan kedua tersangka yang terlebih dahulu ditangkap, adalah pemilik ganja tersebut. Mereka hanya melakukan penjemputan,” paparnya.

Dari hasil interogasi tersebutlah makanya Polres Madina menggerebek rumah RN yang sudah masuk DPO Polres Madina. “Saat digerebek tersangka melawan sehingga anggota kita dari Polres Madina menembaknya,” tandasnya. (man)

/(Analisa)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*