40 Rumah Rusak Dihantam Banjir Bandang

TAPSEL – Sejumlah 40 rumah di Desa Garongan, Kecamatan Angkola Selatan, Kabupaten Tapanuli Selatan, Sumatera Utara mengalami kerusakan akibat banjir bandang yang terjadi.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Ahmad Hidayat di Medan, siang ini mengatakan, kerusakan itu terdiri dari rusak berat 10 unit, rusak ringan 15 unit, hanyut terbawa air 15 unit.

Pihaknya belum menemukan adanya korban jiwa dalam banjir bandang di Tapanuli Selatan (Tapsel) yang terjadi, tadi malam sekira pukul 22.00 WIB tersebut.

Menurut dia, banjir bandang tersebut terjadi karena meluapnya Sungai Batang Selai setelah menerima debit air yang banyak disebabkan curah hujan yang tinggi.

Melalui koordinasi dengan Pemkab Tapsel, diketahui air yang menggenangi rumah warga di Desa Garongan tersebut belum surut hingga, siang ini.

Namun pihaknya mengetahui petugas BPBD Tapsel telah mendirikan posko untuk memberikan bantuan bagi warga yang menjadi korban banjir.

Untuk bantuan selanjutnya, pihaknya masih berkoordinasi dengan Pemkab Tapsel mengenai material yang perlu disediakan BPBD Sumut ke lokasi banjir.

Namun berdasarkan pengalaman dalam banjir bandang sebelumnya, kemungkinan warga desa tersebut membutuhkan mobil penyedia air bersih (water treatment) untuk mandi, minum, dan memasak. “Umumnya, sumber air di lokasi sudah tercemar. Jadi, mereka diperkirakan butuh air bersih,” katanya didampingi staf bidang rekonstruksi dan rehabilitasi BPBD Sumut Arifin Sianipar.

Baca Juga :  Taufik Melaju

(waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. PT ANJ Agri Siais, perusahaan perkebunan yg berada di Kec. Angkola Selatan sudah menurunkan alat berat berupa backhoe loader dan excavator dibantu beberapa truk untuk membantu warga membersihkan puing dan memperbaiki jalan dan jembatan yang rusak. Bantuan sembako berupa beras, mie instan, ikan kaleng, minyak goreng, gula kopi dan air mineral juga sudah diserahkan melalui Camat Angkola Selatan-Zamhir oleh Agus TA Sebayang (General Manager) mewakili Management Kelompok Usaha PT. Austindo Nusantara Jaya Agri. Bencana banjir yang sering terjadi diharapkan dapat membuka mata masyarakat untuk menjaga kelestarian lingkungan dengan tidak melakukan perambahan hutan

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*