5 Spekulasi Hilangnya Pesawat Malaysia Airlines

Foto udara tumpahan minyak dilihat dari pesawat Angkatan Udara Vietnam dalam pencarian pesawat Malaysia Airlines yang hilang, sekitar 250 km dari Vietnam dan 190 km fdari Malaysia, Sabtu (8/3). REUTERS/Trung Hieu/Thanh Nien Newspaper

TEMPO.CO, Jakarta – Misteri Hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370 menimbulkan berbagai spekulasi. Mulai dari masalah teknis hingga kesalahan manusia. Dari hasil pendapat pilot dan para ahli penerbangan, setidaknya ada lima spekulasi penyebab kecelakaan pesawat tujuan Beijing ini.

1. Terorisme
Spekulasi hilangnya Malaysia Airlines MH370 disebabkan oleh serangan teroris menyeruak setelah Pemerintah Malaysia mengeluarkan pernyataan resmi mereka sedang menyelidiki dua penumpang yang menggunakan paspor curian.

Kedua penumpang tersebut membeli tiket melalui China Southern Airlines. Mereka menggunakan dokumen milik warga Australia dan Italia yang hilang dicuri di Thailand dua tahun yang lalu. Meskipun begitu, para ahli dan petugas mengatakan belum ada bukti yang menunjukkan penumpang palsu tersebut adalah teroris. (Baca: Paspor Palsu Menambah Misteri Malaysia Airlines)

2. Ledakan
Beberapa pilot dan ahli penerbangan mengatakan ledakan bisa menjadi penyebabnya hilangnya peswat tujuan Beijing tersebut. Sebabnya, pesawat tersebut sudah mencapai ketinggian aman dan kemungkinan autopilot sudah diaktifkan. “Antara ledakan, petir atau tekanan berkurang drastis,” ujar seorang Pilot Boeing 777 yang enggan disebutkan namanya. Menurut dia, Boieng 777 dapat terbang meskipun ada petir. “Namun, jika ada ledakan, selesai,” ujarnya.

Baca Juga :  Sudan Selatan Jadi Negara Baru

3. Kesalahan Mekanik
Pesawat Malaysia Airlines MH370 disebut sempat berputar balik sebelum hilang kontak. Ini menimbulkan spekulasi adanya kesalahan teknis sehingga pilot memutuskan untuk kembali.
Para ahli berpendapat, putar balik atau ATB (Air Turn Back) berarti ada peralatan yang tidak berfungsi. Namun, seharusnya sebelum putar balik, pilot harus memberi tahu ataupun mengirimkan sinyal.

4. Pesawat Jatuh Mendadak
Para pengamat menemukan beberapa persamaan antara MH370 dan hilangnya Air France 447 yang jatuh di Samudera Atlantik saat menuju Paris dari Rio de Janeiro. Awalnya, kecelakaan tersebut diduga diakibitkan badai petir. Namun, hasil investigasi menunjukkan sensor kecepatan yang berada di luar pesawat beku dan menyebabkan autopilot tak bisa bekerja, selain itu factor kesalahan pilot juga menjadi penyebab kecelakaan tersebut. Akibat masalah tersebut, pesawat berhenti terbang dan mulai jatuh.

5. Kesalahan Pilot
Para ahli penerbangan berpendapat penyebab kecelakaan bisa saja disebabkan disorientasi pilot. Menurut mereka, pilot bisa saja menonaktifkan autopilot untuk mengambil kendali penuh pesawat, tapi hal tersebut tak dilakukannya.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*