6.066 siswa SMA di Madina ikut UN

www.waspada.co.id

PANYABUNGAN – 6.066 Siswa SMA/MA dan SMK  Negeri dan swasta di Kabupaten Mandailing Natal, hari ini, ikut Ujian Nasional 2010. Pelaksaan ujian diawasi para dosen perguruan tinggi di Sumut dan pengawas yang ditetapkan panitia pelaksana ujian.

Hal tersebut disampaikan kepala bidang Dikmenumjur Dinas Pendidikan Madina, Ikhwan Efendi Nasution, didampingi Kasi Kurikulum, Kusor, tadi malam.

Dirincikan, 4.684 siswa dari 18 SMA/MA dan 1.382 siswa dari 13 SMK. Ujian akan berlangsung hingga Jumat (26/3). Mata pelajaran yang diujikan untuk SMA/SMA  IPA adalah  Bahasa Indonesia , Bahasa Inggris , Matematika, Fisika, Kimia  dan Biologi. Untuk IPS terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Ekonomi, Sosiologi dan Geografi.

Untuk UN SMA program bahasa terdiri dari Bahasa Indonesia,   Bahasa Inggris, Matematika, Sejarah Budaya/Antropologi dan Sastra Indonesia, Sejarah   dan bahasa asing pilihan. Sementara untuk  SMK, mata pelajaran yang diujikan secara nasional meliputi Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika,teori kejuruan.

Untuk UN Madrasah Aliyah terdiri dari Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika serta untuk program agama ada mata uji khusus yang terdiri dari Ilmu Tafsir,   Ilmu Hadits  dan  Ilmu Kalam/Fikih.

Ikhwan menjelaskan, Dinas Pendidikan Madina melibatkan kepolisian untuk pengamanan naskah ujian guna mencegah kebocoran. Ia menyebutkan, naskah UN dibawa dari Medan dikawal polisi. Pendistribusian soal UN ke sekolah-sekolah penyelenggara dilakukan serentak, hari ini. Naskah UN tidak diinapkan di sekolah, tapi dijemput pagi hari oleh petugas penjemput dari sekolah penyelenggara UN.

Baca Juga :  Berminat pada Hulkenberg, Force India?

“Sampai kini belum ada kendala pendistribusian naskah soal UN, semua berjalan lancar,” katanya.

Sementara, LSM LIPAD DPD Madina Bidang Pendidikan Aisyah secara swadaya turun mengawasi pelaksanaan UN guna kemurnian hasil setiap siswa.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*