6 Ribuan Guru di Madina Minta Insentif Dicairkan

Kamis, 05 November 2009 – www.metrosiantar.com

guru oh guru...

MADINA-METRO; Sekitar 6 ribuan guru di Kabupaten Mandailing Natal, berharap agar pemerintah daerah segera mencairkan dana insentif guru yang bersumber dari bantuan bawah daerah atau BDB Provinsi sebesar Rp50 ribu per bulan.

Salahsatu guru honor di SD Desa Huraba, Kecamatan Siabu, Kabupaten Madina, Husein (26), mengaku, mengetahui informasi tentang rencana pencairan dana insentif dari rekan kerjanya yang ikut menghadiri acara pelantikan pengurus PGRI Wilayah I Kabupaten Madina yang meliputi 5 kecamatan beberapa waktu lalu.

“Di acara pelantikan itu, Kadis Pendidikan mengatakan kalau pencairan insentif akan dilaksanakan dalam waktu dekat,. Bahkan dana senilai lebih dari 3 miliar itu sebagaimana disebutkan Kadis sudah berada di kas daerah,”  tuturnya kepada METRO, Rabu (4/11).

Husein mengakui, dirinya sudah mengabdi sebagai guru SD sejak awal tahun 2005 lalu dan mendapat gaji sekitar Rp300-400 ribu per bulan yang diperkirakan sangat kurang untuk menutupi kebutuhannya sehari-sehari sebagai kepala keluarga. “Nilai itulah yang kami peroleh per bulan dan pencairannya juga terkadang sekali 3 bulan dan bahkan lebih,” tambahya.

Hal senada dikatakan Ansor (23), guru yang sudah mengajar di SD Desa Siabu sejak 2 tahun yang lalu. Ansor berharap agar pencairan dana insentif ini segera dilaksanakan, karena mereka mendapat gaji minimi untuk menutupi kebutuhannya.

“Kami berharap kepada pemerintah untuk menambahkan perhatiannya kepada kami dengan meningkatkan kesejahteraan guru dan bantuan seperti ini diharapkan setiap bulan,” tutur Ansor.

Baca Juga :  Angkola Barat Juara Umum Festival Seni

Sementara itu, Kepala Dinas (Kadis) Pendidikan, Kabupaten Madina, Drs H Musaddad Daulay melalui Kepala Bidang (Kabid) Program, Imron SPd yang baru saja selesai rapat membahas dana insentif, mengungkapkan kalau pihaknya hingga saat ini belum finish dalam pembahasan pembagian dana insentif tersebut dan saat ini pihaknya masih membahas siapa saja penerima dana insentif tersebut yang berjumlah lebih dari 6.300 guru. Dirinya juga mengakui kalau Juknisnya belum diperoleh dari Pemprovsu. “Kita belum positifkan kapan waktunya dibagikan, dikarenakan jumlah guru yang semakin bertambah dan kita belum finish dalam pembahasannya,” sebut Imron. (mag-02)

Link: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/6-ribuan-guru-di-madina-minta-insentif-dicairkan/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*