Warga desa Hulu Batang Pane, kec. Padang Bolak Butuh Jembatan Secepatnya

www.waspada.co.id

urgent Warga desa Hulu Batang Pane, kec. Padang Bolak Butuh Jembatan SecepatnyaGUNUNG TUA – Warga desa Hulu Batang Pane, kecamatan Padang Bolak dan sekitarnya, kabupaten Padanglawas Utara mendambakan adanya pembangunan jembatan menuju desa mereka. Pasalnya setiap musim hujan, air sungai orosan selalu meluap sehingga mengganggu akses transportasi menuju desa mereka.

Salah seorang warga, Sardik Siregar, 50, tadi malam mengatakan, setiap hujan tiba, Sungai Orosan tidak bisa dilalui, sehingga warga yang ingin berangkat ke daerah pusat pasar Gunungtua, harus menunggu truk yang mempunyai gardan dua.

“Kami sangat  membutuhkan keberadaan jembatan tersebut sebagai hubungan tranportasi yang hingga saat  ini kami hanya mengandalkan jembatan kayu dan bambu yang hanya bisa dilalui kendaraan roda 2 saja.

Diminta kepada pemerintah daerah agar segera merespon keinginan warga di desa Hulu Batang Pane dan sekitarnya . Hanya saja, misalnya apabila ingin dibangun jembatan hendaknya yang permanen tidak sekadar jembatan gantung.

Hal senada diungkapkan, Rustam Harahap, 49 yang mengatakan, selain pembangunan jembatan, instansi terkait juga diminta memperhatikan kondisi jalan menuju Hulu Batang Pane dan sekitarnya, pasalnya setiap hujan turun, jalan menuju desa Hulu Batang Pane selalu langganan banjir dan sering tergenang air lantaran drainase yang tidak memadai.

Masalah itulah yang menurut kami menjadi biang keladi, mengapa aspal di ruas jalan ini mudah rusak. “Jalan akan mudah rusak kalau selalu tergenang air,” tukasnya.

Baca Juga :  PSSI Halangi FIFA Datangi Kongres

Masyarakat Hulu Batang Pane berharap agar pemerintah kabupaten Paluta merespon permintaan mereka. Ini menjadi keluhan warga selaku masyarakat dan juga putra kelahiran dari desa Hulu Batang Pane.

“Kita minta ada perhatian dari dinas terkait, untuk menanggulangi kerusakan yang ada dan segera membangun jembatan menuju desa kami, harap mereka.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*