7 Pengobatan ‘Tergila’ yang Pernah Ada di Dunia

Zaman sekarang semua orang lebih mementingkan teknologi, apalagi dalam masalah pengobatan. Padahal masih banyak pengobatan dengan cara tradisional yang tidak diragukan untuk menyembuhkan suatu penyakit.. Berikut ini beberapa cara pengobatan tradisional tergila yang pernah dipercaya pada zamannya

1. Pengobatan AIDS Afrika Selatan: Bercinta dengan Perawan

images 7 Pengobatan Tergila yang Pernah Ada di Dunia
Sebuah survey menemukan lebih dari 1/3 masyarakatnya percaya pada pengobatan kuno yang unik ini. Yap.. bercinta dengan perawan, yang dipercayai mampu membersihkan kuman-kuman dalam tubuh penyebab penyakit AIDS. Mitos ini muncul di Afrika Selatan yang merupakan negara dengan tingkat kekerasan seksual tertinggi

2. Pengobatan Inggris Kuno untuk Malaria: Jaring Laba-laba

a224 spider 7 Pengobatan Tergila yang Pernah Ada di Dunia
Beberapa dekade lalu saat sebuah wabah malaria menjalar secara cepat di berbagai belahan dunia, bermacam pengobatan digunakan untuk mengatasi penyakit ini. Salah satu obat yang paling unik waktu itu adalah tablet yang dibuat dari gulungan jaring laba-laba.

Bukti dari khasiat tablet ini memang telah memudar beberapa abad lalu namun kini justru telah dikembangkan obat sejenis berbahan laba-laba yang masih hidup.

3. Pengobatan Mesir Kuno untuk Infeksi Mata: Darah Kelelawar

51434359 7 Pengobatan Tergila yang Pernah Ada di Dunia
Masyarakat Mesir kuno pernah mengalami masa-masa sulit saat wabah kebutaan menyerang wilayah itu, karena curah matahari yang cukup tinggi serta diperparah dengan adanya badai gurun.

Untuk menangani masalah ini, para dokter di zaman Mesir kuno menggunakan darah kelelawar yang diteteskan pada mata pasiennya. Mereka berpikiran bahwa kelelawar memiliki pandangan yang tajam sehingga obat ini mereka gunakan pada para pasiennya.

Baca Juga :  Remaja Asal Bali Pecahkan Rekor Dunia Angka

4. Obat Sakit Perut dari Cina: Empedu Monyet

a224 Monkey 7 Pengobatan Tergila yang Pernah Ada di Dunia
Empedu monyet merupakan pengobatan yang telah lama digunakan masyarakat Cina. Bukan hanya untuk penyakit mata, obat ini digunakan juga sebagai ramuan anti sakit perut. Sedangkan darah dari monyet-monyet ini digunakan untuk obat kuat.

Di Indonesia pun masih ada yang memakai kera sebagai obat. Mereka menggunakan otak kera sebagai obat penyakit impotensi.

5. Obat anti Penuaan: Mandi Bir

634e5c16e34 beer 7 Pengobatan Tergila yang Pernah Ada di Dunia
Di kota Chodova Plana, Czech Republic, terdapat sebuah “pusat kesehatan bir” yang merupakan pertama dan satu-satunya di dunia. Di sana mereka menawarkan perawatan dengan sarana mandi air hangat yang dicampur dengan air mineral dan juga bir. Terapi ini diyakini mampu mencegah dari penuaan terutama bagi para wanita.

6. Obat Radang Tenggorokan: Kotoran Anjing
“Album graecum” merupakan sebutan untuk kotoran anjing atau hyena yang telah memutih karena berada di udara terbuka.

Zaman dahulu kotoran anjing ini digunakan untuk pengobatan tradisional dan biasanya dicampur dengan madu. Campuran kotoran anjing plus madu ini mampu membersihkan tenggorokan sehingga diyakini mampu mengobati peradangan pada tenggorokan.

7. Obat Impotensi dari Peru: Jus Kodok

frog juice 005 7 Pengobatan Tergila yang Pernah Ada di Dunia
Sering disebut dengan Viagra dari Peru. Sangat cocok untuk mereka para pengidap lemah syahwat. Permintaan pasar untuk produk ‘Extracto de rana’ (Jus Kodok) ini sangat tinggi di kota Lima, Peru.

Baca Juga :  10 Negara Berpenduduk Tergemuk

Selain untuk impotensi, jus ini juga mampu mengobati penyakit lainnya seperti, asma, bronkitis, dan penyakit pernafasan lainnya. Namun ada satu bahan campuran yang ternyata meningkatkan khasiat dari jus ini yaitu Maca, yang berupa tumbuhan sebagai obat kuat berasal dari Amerika Selatan.

Sumber

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*