70 Peserta Ikuti Pemasangan Kontap Tubektomi di RSUD Sibuhuan

Salah seorang anggota Koramil Barumun sedang mendorong peserta Kontap di RSUD Sibuhuan. Fhoto/M. Edi Riz

Badan Penyuluh Perempuan dan Keluarga Berencana (BPP-KB) Kabupaten Padang Lawas menggelar acara Pencanangan Bulan Bhakti TNI Manunggal KB-Kes di Pelataran RSUD Sibuhuan, Kamis (23/10)

Acara dibuka Wakil Bupati Palas, drg. Ahmad Zarnawi Pasaribu Cht, dihadiri perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Dra. Lucidas Triati dan beberapa pimpinan SKPD, Danramil Sibuhuan Kapten Inf. Saleh Hasibuan serta undangan lainnya

Pada kesempatan itu, Wabup Palas dalam sambutannya menyampaikan, sejak awal program KB digulirkan pemerintah pada tahun 1970, TNI telah mengambil peranan sangat besar untuk ikut mendukung pencapaian program KB dan pernah diakui didunia Internasional. Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MoU yang dilakukan Kepala BKKBN Pusat dengan TNI dalam pelaksanaan program KB Nasional. Berdasarkan MoU tersebut, anggota TNI dalam kesatuan Babinsa akan diperbantukan sebagai penyuluh program Kependudukan dan Keluarga Berencana (KKB).

Di sisi lain, lanjut wabup, pemerintah ingin setiap anak mendapatkan hak-haknya, seperti tumbuh kembang dengan baik, tidak mengalami diskriminasi dalam segala hal, dan memperoleh pendidikan yang cukup sehingga kelak menjadi orang yang memiliki daya saing, sejahtera dan bermartabat

Kabid KB-KS BPP-KB Palas Dra. Maryam mengatakan, pada acara TNI Manunggal KB-Kes, dilaksanakan pemasangan kontrasepsi mantap (kontap) tubektomi kepada 100 orang peserta yang ditargetkan, tujuannya untuk mengurangi resiko angka kematian ibu, masyarakat harus merencanakan dan mengatur kelahiran anak dengan ber-KB. Disamping itu, melalui program KB memberikan perlindungan kesehatan reproduksi, perlindungan hak ibu dan anak serta menghindari kehamilan yang tidak diinginkan.

Baca Juga :  Diduga, Rp 500jt Lebih Hasil “Pungli” Pencairan Dana Proyek di DPKAD Palas

Ditambahkan kabid, pada hari sebelumnya, Rabu (22/10) sudah dilaksanakan pemasangan kontrasepsi ayudi spiral dan inplan kepada peserta yang mengikuti.

“Hari ini puncak acara dilaksanakan pemasangan kontrasepsi mantap (kontap) tubektomi dengan target 100 orang peserta, namun yang ikut sebanyak orang 71 orang se kabupaten Palas, kemarin kita sudah laksanakan pemasangan KB ayudi spiral dan inplant”, kata kabid

pemasangan Tubektomi dilakukan dokter obgyn (spesialis kandungan) dr. Crishtopel yakni dokter khusus Kontap, di ruang Operasi RSUD Sibuhuan

dr. Chris Menyebutkan, Tubektomi/Kontrasepsi mantap adalah salah satu cara kontrasepsi dengan tindakan pembedahan yaitu memotong tuba fallopii/tuba uterine yang mengakibatkan orang atau pasangan yang bersangkutan tidak akan memperoleh keturunan lagi dan bersifat permanen.

Metode kontrasepsi permanen yang hanya diperuntukkan bagi mereka yang memang tidak ingin atau boleh memiliki anak (karena alasan kesehatan).

“Disebut permanen karena metode kontrasepsi ini hampir tidak dapat dibatalkan (reversal) bila kemudian anda ingin punya anak lagi. Pembatalan masih mungkin dilakukan, tetapi membutuhkan operasi besar dan tidak selalu berhasil”, tandas Chris .

/Edi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*