700 Batang Ganja Ditemukan di Torsihite

www.metrosiantar.com

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan (kemeja hitam) didampingi Kasat Reskrim AKP SM Siregar SH (kanan) memeriksa batang ganja hasil temuan Polres Madina di pebukitan Torsihite Hutabangun, Rabu (24/3)

MADINA-METRO; Polres Mandailing Natal (Madina) kembali menemukan ladang tanaman ganja di daerah pebukitan Torsihite Hutabangun, Kecamatan Panyabungan Timur, Madina, Kamis (24/3). Dari lokasi seluas 600 meter persegi itu, polisi menemukan 700 batang tanaman ganja.

Informasi yang dihimpun METRO, operasi penyisiran ladang tanam ganja tersebut dilakukan berdasarkan laporan yang diterima Polres Madina dari masyarakat sekitar. Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk, langsung membentuk tim yang terdiri dari 30 personel dan bersenjata lengkap untuk berangkat ke ladang ganja tersebut.

Kasat Narkoba Polres Madina Iptu E Banjarnahor menerangkan, dirinya awalnya mengutus empat petugas ke lokasi ladang ganja di sekitar hutan, Kamis (24/3) dini hari sekira pukul 02.00 WIB hingga pukul 10.00 WIB. Kemudian setelah mendapat laporan bahwa lahan ganja itu benar adanya, dirinya atas perintah Kapolres Madina langsung membentuk tim berjumlah 30 personel untuk berangkat ke lokasi.

“Kami berangkat dari Mapolres pada pukul 16.00 WIB sore. Masuknya menuju lokasi dari Desa Rao-Rao Kecamatan Tambangan, dengan jarak tempuh yang lebih 35 kilometer dan waktu perjalanan selama 4 jam. Setibanya di lokasi tim langsung mencabut batang ganja yang sudah berumur lima bulan dan langsung dibawa ke Mapolres dan tiba di Mapolres pada pukul 19.00 WIB,” kata Banjarnahor, Kamis (24/3).

Kapolres Madina AKBP Hirbak Wahyu Setiawan SIk kepada METRO, membenarkan adanya penemuan ladang berisi pohon ganja sebanyak 700 batang. Pohon ganja itu sata ini sudah diamankan di Mapolres Madina.

Baca Juga :  100-an Crosser Ramaikan HUT Tapsel

“Pengentasan narkoba ini adalah suatu prioritas di organisasi Polri, dan operasi ini berdasarkan laporan masyarakat sekitar kepada Polres. Lahan ganja tersebut seluas 600 meter persegi yang bertempatkan pada 1 titik, tepatnya di pebukitan Tor Sihite Desa Hutabangun, Kecamatan Panyabunga Timur yang telah dikenal sebagai lahan ganja terbesar di Kabupaten Madina yang akan kita upayakan untuk pengentasannya,” ujar Hirbak.

Ditambahkan Hirbak, saat operasi digelar, tidak ditemukan satu orangpun di lokasi lahan ganja, karena posisi ladang tersebut berada jauh dari pemukiman masyarakat. “Dan ganja basah ini untuk sementara waktu akan disimpan untuk ditindaklanjuti dan diidentifikasi,” pungkas Kapolres. (mag-02)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*