83 Kades Terpilih Tapsel Dilantik

Jumat, 13 November 2009 – www-metrosiantar.com

SEMATKAN LENCANA- Bupati Tapanuli Selatan, Ongku P Hasibuan menyematkan tanda pangkat dan lencana kepada 3 kades terpilih secara simbolis, dalam acara pengambilan sumpah dan janji pelantikan 83 kades terpilih

Jadilah Pemimpin yang Baik
TAPSEL-METRO; Sebanyak 83 kepala desa yang terpilih pada pemilihan kepala desa, Kamis (5/11) lalu, dilantik Bupati Tapanuli Selatan, Ongku P Hasibuan, di halaman kantor bupati, Jalan Kenanga, Kamis (12/11). Pelantikan dirangkai dengan penyerahan surat keputusan atau SK pengangkatan secara simbolis kepada tiga kades, di antaranya, Bestari Pohan, satu-satunya srikandi yang terpilih.

Ongku P Hasibuan,dalam arahannya mengimbau kepada setiap kades agar dapat melaksanakan tugas dengan penuh semangat, dedukatif, bertanggung jawab serta mampu memposisikan diri sebagai panutan warga.

“Diminta kepada seluruh kades agar senantiasa menjaga persatuan dan kesatuan di desa masing-masing, dapat menciptakan suasana kondusif serta mampu mengakomodir segala persoalan kemasyarakatan. Saya yakin keberhasilan yang saudara peroleh telah mendapat restu dari segenap warga,” ujarnya.

Lebihlanjut Bupati menyampaikan, Pemkab Tapsel merasa bangga dan gembira atas kesungguhan dari masyarakat desa yang telah menunjukkan kemampuan dalam berdemokrasi dengan sehat dan terpuji. Ini dibuktikan dengan keberhasilan pelaksanaan pilkades yang berjalan dengan sukses dan lancar.

Untuk itu bupati menekankan, bahwa tugas kades selaku perpanjang tangan pemerintah di desa kiranya dapat melaksanakan tugasnya dengan baik, serta mampu menjaga dan membina kelestarian adat istiadat yang hidup dan berkembang di desanya masing-masing.

Selain itu dirinya juga meminta agar kades yang terpilih dapat menenangkan warganya. Jangan lagi ada terdengar perselisihan sesama warga di desa apalagi usai pilkades. “Kades yang terpilih hendaknya jangan sungkan-sungkan meminta saran dan pendapat kepada kades yang lama, demi terciptanya masyarakat yang damai dan sejahtera, ” tandas Bupati.

Para kaum ibu atau istri kades juga diharapkan dapat memberikan dorongan pada suaminya, sebab tanpa dorongannya niscanya kades dapat menjalankan tugas dengan baik.

“Tunjukkanlah bahwa ibu atau istri kades merupakan contoh tauladan yang patut ditiru oleh warganya di segala bidang. Di samping itu juga, kades harus tetap mempertahankan mana yang baik selama ini yang telah dirintis oleh pendahulunya agar tetap dipertahankan dan yang kurang baik agar diusahakan memperbaikinya, ” lanjut Bupati.

Sementara itu Kepala Badan Peberdayaan Masyarakat (PMD) Drs Rustam Efendi Hasibuan MM dalam laporannya, para kades yang menerima SK pelantikan tersebut merupakan kades terpilih melalui proses pilkades yang dilaksanakan 5 November 2009 lalu, yang mana dari 86 desa yang melaksanakan Pilkades, 83 desa telah menghasilkan kades terpilih, sedangkan 2 desa pemilihannya diulang dan 1 desa ditunda pelaksanaannya berhubung tidak cukup calon sesuai peraturan perundang-undangan.

Baca Juga :  Karena Pelanggaran Disiplin dan Etika - Polresta Padangsidimpuan Pecat Lima Anggota

“Pelaksanaan pilkades di Tapsel semuanya berjalan dengan baik dan menunjukkan partisipasi sistem demokratis dari seluruh elemen masyarakat desa, sehingga hasil pemilihan yang diperoleh benar-benar merupakan aspirasi dari segenap warga yang berhak memilih, ” kata Rustam Efendi.
Hadir pada acara tesebut, wakil ketua DPRD Tapsel H Abdurrasyid Lubis SH, Dandim 0212/TS, Letkol Inf Togar Pangaribuan, Kapolres Tapsel, AKBP Subandria, Kajari Indrasyah Johan SH, Ketua PN Musthofa SH, Kepala Kantor Pos, Kasno, Sekdakab Affan Siregar SE, para asisten, kaban, kadis, kakan, kabag, camat, tokoh masyarakat, agama dan adat, serta para istri kades yang dilantik. (phn)

Siap Tingkatkan SDM

Sejumlah kepala desa yang terpilih mulai mengagendakan rencana pembangunan di desa yang akan dipimpinnya hingga lima tahun ke depan. Salah satu agenda yang paling digaungkan adalah meningkatkan sumber daya manusia atau SDM.

Syafruddin Siregar (34), kepala desa terpilih dari Desa Sialagundi misalnnya. Ketika ditemui METRO di kediamannya beberapa hari lalu, ia mengaku, akan berupaya memaksimalkan pelayanan terbaik terhadap warganya tanpa membedakan dan merencanakan pembangunan sumber daya masyarakat di desa dari sektor pertanian.

“Terima kasih pada kepercayaan yang diberikan masyarakat terhadap saya memimpin desa ini. Bagi saya bisa mengungguli kandidat lain dalam proses demokrasi yang telah terlaksana bukan hal yang patut dibangga-banggakan. Namun, merupakan tanggung jawab yang begitu besar di depan mata atas amanah yang dipercayakan warga pada saya, dan mudah-mudahan dapat saya jaga dengan baik. Secara khusus pelayanan pemerintahan akan saya prioritaskan semaksimal mungkin,” terangnya.

Diungkapkannya, ke depan akan berupaya meningkatkan sektor-sektor potensial yang dimiliki guna meningkatkan sumber daya manusia warganya. “Saya menyadari, masih banyak potensi yang dimiliki dan belum mendapat sentuhan secara maksimal, dan hal ini akan menjadi salah satu proyeksi kerja ke depan, di antaranya menggalakkan program pemerintah kabupaten yang berhubungan dengan peningkatan kesejahteraan warga desa,” lanjutnya.

Syafruddin menuturkan, akan menerapkan budaya gemar menanam, guna meningkatkan pendapatan, meringankan beban ekonomi yang selama ini menjadi kendala utama pembangunan masyarakat di desa dengan mayoritas warga yang sehari-harinya bekerja sebagai petani. Dan salah satu program yang akan digalakkan adalah gemar menanam tanaman komoditi seperti kopi ateng.

Menurut analisanya selama ini, jika setiap tahunnya tiap kepala keluarga (KK) bisa menanam kopi ateng 100 batang tentu hasilnya akan bisa dipetik sekitar 2 sampai 3 tahun dan tiap tahun penghasilannya secara bertahap akan meningkat.

Baca Juga :  Warga Siobon Jae Keluhkan Rendahnya Harga Karet

“Hal ini merupakan langkah awal yang harus diterapkan. Mudah-mudahan bisa saya jalankan agar 185 KK warga desa penghasilannya bisa meningkat. Namun, dalam mewujudkan harapan ini tak lepas dari bimbingan dari penyuluh pertanian yang ada serta peran warga sendiri,” ujarnya.

Sementara di tempat terpisah, Baginda Siregar (40), kades terpilih asal Desa Paran Dolok Mardomu Kecamatan Sipirok, mengatakan hal yang sama. Baginda mengatakan, sekitar 837 jiwa warga dari 185 KK yang juga mayoritas bermata pencaharian petani akan diarahkan meningkatkan sektor pertanian. Bahkan, Baginda yang sebelumnya juga telah menjabat kades Paran Dolok sebelum penggabungan akan menerapkan langkah mengikuti program yang dijalankan pemerintah kabupaten di wilayah Kecamatan Sipirok, yakni program kebun murbei dan penangkaran ulat sutra.
“Kebetulan lokasi perkebunan murbei dekat ke lahan warga dan pertenunannya juga. Jadi program pemkab tersebut sangat tepat untuk meningkatkan SDM warga Desa Paran Dolok Mardomu,” akunya.

Baginda menambahkan, sedangkan pelayanan di bidang pemerintahan tetap akan ditingkatkan semaksimal mungkin. “Saya akan berupaya memaksimalkan pelayanan terbaik bagi seluruh warga, dan tidak ada niat membedakan di antaranya,” pungkasnya.

Sementara itu, aktivis LIRa Kecamatan Arse, Amin Pane, didampingi Himsar Marpaung pada METRO menuturkan, pelaksanaan pilkades di kecamatan menurut pantauan beberapa aktivis LSM LIRa berjalan dengan lancar dan terkendali.

Hal ini menujukkan penyelenggaraan demokrasi di kalangan masyarakat sudah mulai membaik dan sebagian besar warga mulai menyadari arti demokrasi dalam menentukan pilihan pemimpin yang dapat membawa arah pembangunan yang lebih jelas, mulai di tingkat desa dan diharapkannya hal ini bisa dilestarikan.

“Pelaksanaan pilkades di Kecamatan Arse berjalan lancar dan masyarakat sudah memahami betul pentingnya demokrasi dijalankan secara jujur dan adil.. Saya kira masyarakat sudah mengerti betul demokrasi dan ini penting dilestarikan,” katanya. (ran)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*