Abah Landung Mengayuh Sepeda Keliling Indonesia

Jakarta – Mengayuh sepeda merupakan kenikmatan tersendiri bagi para penggemarnya. Misalnya saja Abah Landung (80) yang mengayuh sepedanya hingga ke berbagai pelosok Indonesia.

Pria kelahiran Bandung, 11 Juli 1930, ini mulai menggoes sepeda sejak 62 tahun yang lalu. Awalnya ia bersepeda karena menjalankan tugasnya menjadi bekerja di sebuah padang Golf di Dago, Bandung.

“Sekitar tahun 1945, saya bekerja sebagai Bell Boy. Suatu hari saya diajak tuan-tuan Belanda ke lapangan golf untuk mengantar bola. Disitulah pertama kali saya diberi sepeda,” kata Landung usai peresmian Rumah Sepeda Indonesia, di jalan Ahmad Dahlan, Jakarta, Minggu (23/5/2010).

Landung menyatakan, saat ini ia mempunyai empat buah sepeda. Namun dua  diantaranya sudah tidak dapat dipakai lagi. Dia pun tidak lupa mengisahkan hasil perjalannya selama 62 tahun itu.

“Seluruh Indonesia sudah. Sumatra, Kalimantan, bahkan saya pernah ke titik nol Sabang tahun 1994. Namun yang paling mengesankan adalah sewaktu saya naik sepeda untuk relawan di Marauke. Waktu itu medan yang ditempuh jauh sekal,” kisah pria berkacamata ini.

Saking mencintai hobby bersepedanya, Landung sempat memboyong sepedanya ketika menunaikan ibadah Haji tahun 2002. Ia kemudian bersepeda selama di tanah suci. “Saya bawa sepeda saya ke sana (Mekah), jadi saya kemana-mana selama disana naik sepeda,” ujarnya sambil tertawa.

Ayah dari 6 orang anak ini, mengaku tidak pernah sakit karena bersepeda. Meskipun untuk satu daerah tertentu ia harus menempuh perjalanan sampai dua minggu.

Baca Juga :  15 boneka terseram didunia

“Keluarga tidak ada yang keberatan. Tapi tidak ada yang minat meneruskan hobby saya ini,” ujarnya.

Selain hobby penggoes sepeda, Landung mempunyai jiwa sosial yang tinggi. Sejak 1962, Landung ikut menjadi relawan bencana alam yang bermarkas di Bandung. Ia ikut memberikan pertolongan di berbagai peristiwa bencana alam di Indonesia.

“Tsunami, gempa di Yogya, Lapindo dan terakhir itu bencana Ciganjur, Garut,” katanya.

Cerita panjang Landung ini membuat pihak Bike To Work (B2W) terkesan. Saat peresmian Rumah Sepeda Indonesia hari ini, Ketua Umum B2W Indonesia, Toto Sugito, secara simbolis menghadiahkan sebuah sepeda berwarna silver kepada Abah Landung.

“Tidak menyangka saya mendapat ini, dengan sepeda ini saya akan terus mengayuh sampai ke pelosok Indonesia,” katanya sambil tersenyum.

Sumber: http://www.detiknews.com/read/2010/05/23/123705/1362399/608/abah-landung-mengayuh-sepeda-keliling-indonesia

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*