Ada 232 Buah Gigi Tumbuh di Mulut Seorang Remaja India

Dokter tengah memeriksa Ashik Gavai (17) setelah dia merasakan sakit selama bertahun-tahun akibat ratusan gigi kecil yang tumbuh di dalam mulutnya./news.com.au

NEW DELHI,  Berawal dari pembengkakan di pipi sebelah kanannya, Ashik Gavai, remaja berusia 17 tahun asal kota Buldhana, India, datang ke rumah sakit untuk memeriksakan penyakitnya.

Betapa terkejutnya para dokter ketika menemukan penyebab pembengkakan itu adalah pertumbuhan gigi yang tak wajar di sekitar gigi geraham bawahnya. Tak pelak dokter langsung merekomendasikan pembedahan.

“Awalnya, tak begitu jelas apa penyebab penyakitnya dan kami memutuskan untuk melakukan pembedahan pada Senin lalu,” kata Dr Sunanda Dhivare-Palwankar, kepala departemen kesehatan gigi RS Sir JJ, Mumbai.

Saat para dokter mencoba memperbaiki gigi geraham Ashik, mereka menemukan ratusan gigi kecil tumbuh di dalam gigi itu, bahkan beberapa berukuran sebesar kelereng.

“Setelah kami hitung, kami menemukan 232 gigi kecil, semuanya tumbuh secara sendiri-sendiri dari geraham itu,” papar Dr Dhivare.

Para dokter juga menemukan sebuah gigi yang sangat keras sehingga sulit bagi para dokter untuk mencabutnya. Namun, gigi keras itu akhirnya dapat dilepaskan dengan teknik bedah tradisional.

Secara total pembedahan itu memakan waktu tujuh jam dan Dr Dhivare mengatakan, sepanjang kariernya sebagai dokter, inilah kali pertama dia menangani pasien yang memiliki ratusan gigi seperti ini.

Dr Dhivare mengatakan, pertumbuhan gigi abnormal itu tampaknya terjadi setelah gigi susu Ashik lepas. Ratusan gigi itu, menurut Dhivare, bisa dikategorikan sebagai tumor jinak.

Baca Juga :  Sepatu dan Pot Berhamburan di Sidang Parlemen

Setelah operasi ini, Ashik Gavai akhirnya terbebas dari rasa sakit yang dideritanya bertahun-tahun. Operasi gigi ini dibiayai skema pembiayaan kesehatan untuk orang miskin dari Pemerintah India./KOMPAS.com —

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*