Aek Latong Akan Dipasang Lampu Jalan

MEDAN – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berencana akan memasang lampu jalan khusus di Jalan Lintas Sumatera, Desa Aek Latong, Tapanuli Selatan untuk antisipasi dini terjadinya kecelakaan yang mengakibatkan korban jiwa.

Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho mengatakan untuk sementara waktu mengantisipasi berulangnya kecelakaan lalulintas di Aek Latong, Pemprov bekerjasama dengan PT PLN akan berusaha memberikan fasilitas penerangan jalan untuk malam hari.

“Kita akan koordinasi dengan PLN,” katanya usai menyerahkan dana santunan asuransi dari Jasa Raharja kepada korban kecelakaan Bus Antar Lintas Sumatera (ALS) di Aek Latong 26 Juni lalu di Aula Martabe Pemprov Sumut, Jumat (1/7).

Selain lampu jalan lanjut Gatot, pihaknya juga akan mencari cara untuk bisa mengurangi tingkat kecuraman jalan di Aek Latong. Agar kenderaan yang melaluinya lebih mudah dan tingkat kerawanan dapat diminimalisir.

Kedua hal tersebut bagian dari rencana jangka pendek yang akan dilakukan menunggu realisasi jalan alternatif yang akan dikerjakan oleh Balai Jalan Sumatera Wilayah I.

Selama belum ada jalan alternatif, diminta setiap pengendara untuk lebih disiplin dalam berlalu lintas serta memperhatikan kondisi mesin kenderaan yang layak jalan.

Sebagai kepala daerah, Gatot merasa menjadi orang yang paling bertanggungjawab dalam kecelakaan tersebut. Karena itu, dia juga menginstruksikan semua pihak, khususnya pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) di lingkungan Pemprov Sumut agar terus membenahi pelayanan kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tiga Jam Antre, Mitan Tak Masuk, Warga Rimba Soping & Pemilik Pangkalan Kecewa

Gatot mengungkapkan dirinya melalui UPT Kementerian PU terus mengusulkan dilakukan perbaikan jalan segera di Aek Latong. Mengingat jalan tersebut masih menjadi jalur utama bagi kendaraan darat, yang ke luar dan masuk Sumut.

“Saya mengajak seluruh pimpinan SKPD untuk merenung diri dan belajar dari kasus ini, jangan lagi ada korban jiwa, yang disebabkan oleh kondisi jalan yang rusak. Kepada Jasa Raharja, saya berharap dalam melaksanakan program CSR agar senantiasa berkoordinasi dengan Pempropsu, kami ingin CSR tersebut diprioritaskan bagi perbaikan infrastruktur, khususnya jalan lintas,” katanya.(afr/ www.tribun-medan.com)

Penulis : Adol Frian Rumaijuk
Editor : Sofyan Akbar
Sumber : Tribun Medan
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Antisipasi yang bagus, Selalu ada jalan keluar dari setiap permasalahan, anggora. Hati kecil saya berkata, diperlukan mental yang kuat bagi siapapun yang terlibat dalam pengurusan perbaikan aek latong, terutama dalam menyikapi pemberitaan yang cenderung menyudutkan para pengurus, tanpa tahu persis akar persoalannya.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*