Agar Dua Teroris tak Lolos – Polonia Dijaga Ekstra Ketat

Medan , www.batakpos-online.com

Penjagaan ekstra ketat dilakukan di seluruh Kawasan Sumut, terutama di Bandara Polonia Medan.  Ini dilakukan pasca penangkapan keenam pria yang diduga anggota jaringan teroris oleh personil Samapta Poltabes Medan di Jalan SM Raja Medan, Sumut.

Hal tersebut disampaikan Kepala Pos Bandara Polonia Medan, Aiptu Saut Sihombing saat dihubungi BATAKPOS, di Medan , Minggu (11/4) .

Saut menyebutkan, pasca penangkapan keenam pria yang merupakan anggota jaringan teroris, Kapolda Sumatera Utara Irjen Oegreseno memerintahkan petugas kepolisian di Bandara Polonia Medan melakukan pengamanan ekstra dan penjagaan ketat guna membekuk dua anggota teroris lainnya yang berhasil kabur dari kejaran petugas.

Sihombing menjelaskan, pengamanan ekstra ketat tersebut meliputi pemeriksaan identitas berupa Kartu Tanda Penduduk (KTP) bagi calon penumpang yang akan berangkat melalui jalur keberangkatan domestik, dalam negeri maupun jalur internasional.

“Kita memeriksa kartu identitasnya dan mencocokkan gambar yang tercantum di kartu identitas dengan orang yang akan berangkat,” terangnya.

Selain itu, menurut Sihombing, peran dari petugas keamanan (security-red) dalam memeriksa calon penumpang dan benda yang akan dibawa merupakan salah satu langkah  mengendus ruang gerak pelaku teroris.

“Mudah-mudahan dengan dilakukan pemeriksaan ekstra ketat, dua anggota teroris yang berhasil kabur itu,  jika hendak melarikan diri melalui jalur udara dapat digagalkan,”katanya.

Dalam pantau BATAKPOS di bandara Polonia Medan,  ratusan pengunjung dan calon penumpang yang akan berangkat diberbagai maskapai penerbangan dijaga ketat oleh petugas keamanan bandara.(tom)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Dugaan Korupsi Pengadaan Buku Rp1,4 Miliar - Nasib Rustam Tunggu Audit

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*