AGI Sumut Akan Lestarikan Kuliner Khas Sumut

(Analisa/Istimewa) PELANTIKAN AGI SUMUT : Plt Walikota Medan, T Dzulmi Eldin bersama Ketua AGI Pusat, Vita Datau (tengah) dan ketua serta anggota pengurus AGI Sumut dalam pelantikan asosiasi tersebut di D’Heritage Grand Aston Medan, kemarin.

Medan, (Analisa). Kota Medan, Sumatera Utara yang terkenal dengan kulinernya semakin diminati dan dinanti kehadiran menu-menu barunya. Dalam hal ini, Akademi Gastronomi Indonesia (AGI) yang merupakan perkumpulan nirlaba tempat menghimpun pecinta, penikmat, pemerhati upaboga (gastronomi) telah hadir di Medan dengan memberikan perhatian khusus terhadap seni, budaya, sejarah dan warisan hidangan kuliner Indonesia.

Melalui kehadiran AGI Sumut tersebut diharapkan dapat mengembangkan serta melestarikan warisan kuliner khas Sumut.

Ketua AGI Pusat, Vita Datau mengatakan, gastronomi atau seni pengetahuan tentang makanan yang baik di Indonesia cenderung belum populer. Padahal, jika dilihat dari kekayaan dan keberagaman suku serta etnik di Indonesia,  sudah selayaknya Indonesia menjadi negara yang memiliki kekayaan gastronomi terbanyak.

“AGI merupakan wadah asosiasi profesi atau badan usaha pendidikan atau organisasi kemasyarakatan secara umum. Bahkan anggotanya tidak berasal dari chef profesional atau pemilik restoran, melainkan para penikmat dan pecinta kuliner di bidangnya serta para gastronom atau ahli dalam menilai makanan,” katanya di sela-sela pelantikan Anggota AGI Sumut yang dilantik langsung bersama Plt Walikota Medan, T Dzulmi Eldin dan didampingi anggota Indonesian Chef Association (ICA) Sumut di D’Hetitage Grand Aston Medan, kemarin.

Baca Juga :  Lima Pilkada di Sumut Dipercepat Tahun Ini

Dijelaskan Vita, para anggotanya memiliki minat atau kegiatan dibidang seni dan budaya gastronomi hingga warisan kuliner bangsa dari berbagai wilayah batas negara Indonesia.

Pelantikan AGI di Sumut diakuinya merupakan pelantikan kedua setelah di Jakarta. Ke depannya AGI akan menggelar berbagai acara, seperti Indonesia International Gastonomy Summit (IIGS) 2014 pada Oktober di Nusa Dua, Bali mendatang.

Lebih lanjut, pihaknya akan mencari kesepakatan dengan banyak pihak tentang Gastronomi Indonesia. Selanjutnya akan melakukan inventarisasi dan dikembangkan serta ditetapkan sebagai standar gastronomi Indonesia.

“Nantinya akan melakukan kerjasama dengan akademisi, lembaga riset. Kami juga akan membuat afiliasi yang baik dengan masyarakat di dalam maupun luar negeri. Yang penting, kami memiliki data makanan tradisional,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua AGI Sumut, Vita Pahlevi mengungkapkan, untuk program di tahun pertama kepengurusannya, akan melakukan sosialisasi dan menggalang kerjasama dengan  banyak pihak. Selain itu, juga akan mendata dan menseleksi banyak kuliner yang memang layak dimasukkan dalam kekayaan warisan kuliner lokal.

“Pencarian bakat-bakat baru pelaku industri seperti chef akan dilakukan bersama ICA Medan agar kelestarian warisan kuliner tetap terjaga,” ungkapnya.

Plt Walikota Medan, T Dzulmi Eldin menambahkan, kehadiran AGI tersebut nantinya dapat memperkuat fungsi kota sebagai kota pendidikan dan kuliner. Apalagi kemajemukan warga Kota Medan baik dari suku, ras dan agama memang menghadirkan khas kuliner tradisional.

Baca Juga :  Saleh Partaonan Daulay: Harus Ada Aksi Program KB dan Keluarga Sejahtera.

“AGI Sumut diharapkan dapat memberikan kontribusi pada kuliner di Kota Medan dengan berbagai makanan serta minuman yang sehat dan bersih,” tambahnya. (ik)

Sumber: analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*