Agnes Monica, Senjata Dell di Produk Premium

Dell Tunjuk Agnes Monica Sebagai Figur Kampanye XPS

Dengan menggaet Agnes, Dell berharap pangsa pasar produk premium naik

VIVAnews – Dell berusaha membangun karakter produk dengan menggandeng artis multi talenta Agnes Monica sebagai brand ambassador. Pemilihan ini merupakan strategi produsen perangkat asal Amerika Serikat ini untuk memperluas pangsa pasar produk premium Dell.

“Kami pilih Agnes karena dia personal yang dinamis, punya prestasi tinggi, punya lifestyle, punya follower publik yang banyak, dan punya karir internasional. Ini linear dengan produk Dell,” kata Wily Hendrajudo, Marketing Manager Customer Business Dell Indonesia di Hotel Kempinsky, Selasa 28 Agustus 2012.

Dengan memilih Agnes, Dell ingin memperkuat karakter dan memperkenalkan nilai tambah dari produk premium Dell. Untuk fokus dalam produk premium, Dell membangun beberapa prinsip yaitu brand building, retail marketing.

“Kami ingin men-deliver nilai tambah Dell yang tidak ada di kompetitor, selain sisi desain kualitas material, on side service, di mana pun bisa didatangi, tempatnya boleh dipilih, rumah atau mall,” tambahnya.

Sedangkan untuk perluasan pasar, Dell melebarkan ritel di tempat-tempat lain yakni modern retail. Ini meiputi Electronic City, PDA outline maupun toko online.

Dalam membangun brand Dell, Agnes Monica digandeng selama satu tahun ke depan. Produk premium Dell menyasar kelas menengah atas yang terdiri dari kalangan profesional, premiun student, dan premium female.

Dell mengharapkan pangsa pasar naik menjadi 10 persen dengan fokus pada produk premium. Mengutip data dari IDC, Wily mengatakan saat ini pangsa pasar Dell untuk seluruh premium adalah 6 persen. Sedangkan pangsa pasar untuk produk premium seluruh brand per kuartal kedua antara 30 sampai 40 persen.

Baca Juga :  Vivaldi, Browser Buatan Mantan CEO Opera

“Jadi dengan fokus ini, kami berharap naik 3-4 persen,” kata Wily.

© VIVA.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*