Agustus, Tapsel terapkan e-KTP

TAPANULI SELATAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Selatan (Tapsel) menargetkan Agustus 2011,penerapan Kartu Tanda Penduduk elektronik (e-KTP) sudah direalisasikan di seluruh wilayah daerah ini.

“Kabupaten Tapsel merupakan salah satu daerah tingkat II di Indonesia yang tahun 2011, tepatnya pertengahan Agustus, akan menerapkan e- KTP,” ungkap Bupati Tapsel Syahrul M Pasaribu.  Dia menjelaskan, penerapan e-KTP itu merupakan wujud peningkatan pelayanan pemerintah daerah kepada masyarakat. Pemkab Tapsel bahkan berupaya mempercepat penerapan e-KTP dari yang seharusnya tahun 2012 menjadi 2011.

Syahrul menuturkan, dalam rangka menyukseskan penerbitan e-KTP, setiap kecamatan di Tapsel telah dipersiapkan untuk melayani pembuatannya. Sebanyak 14 kantor camat di Tapsel akan dilengkapi dengan seluruh fasilitas pendukung pembuatan KTP. Salah satunya, menaikkan daya listrik Kantor Camat menjadi 2.200 watt untuk mengoperasionalkan peralatan proses penerbitan e-KTP nantinya.

Selain itu, pemerintah juga akan menampung anggaran pengadaan genset pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD-P) tahun 2011.Nantinya,di setiap kecamatan,ada empat pegawai yang ditugaskan untuk melayani proses penerbitan e-KTP. “Pastinya kami sudah mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan sebagai salah satu penerapan e-KTP tahun 2011 ini,” tutur Bupati.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Pemkab Tapsel Hotma Dalid Harahap menuturkan, pemutakhiran data penduduk dan wajib KTP sudah dilakukan sejak Oktober sampai November 2010 lalu. Pendistribusian Nomor Induk Kependudukan (NIK) ke setiap Kepala Keluarga (KK) juga sudah selesai beberapa bulan lalu. Sampai Januari lalu,wajib KTP yang sudah terkoneksi ke pusat mencapai 175.764 jiwa dari total penduduk Kabupaten Tapsel sebanyak 284.260 jiwa.

Baca Juga :  Polres Tapsel Amankan Truk Bawa Mayat

Proses penerbitan e-KTP diperkirakan mulai pertengahan Agustus 2011 mendatang. Nantinya, wargawajibKTPyangsudah memiliki NIK akan dimobilisasi ke kantorcamatuntukmengurus e-KTP.Dia menegaskan,warga tidak akan dibebankan biaya untuk pengurusan e-KTP. “Di kantor camat,warga hanya difoto dan diambil sidik jarinya dengan menggunakan fasilitas komputer yang juga sudah terkoneksi langsung ke pusat,”ujarnya.

Menurut rencana, Desember 2011 mendatang, 175.764 jiwa warga Tapsel wajib KTP sudah memiliki e-KTP. Lebih lanjut dia mengatakan, e-KTP akan berlaku selama 5 tahun dan tidak bisa digandakan karena sudah terkoneksi ke pusat. Jika ada warga yang mencoba- coba membuat 2 KTP, akan langsung diketahui.

“Apabila ada warga yang pindah ke daerah baru,pemerintah daerah hanya akan mengeluarkan surat rekomendasi pindah seperti surat mutasi. Jadi, daerah baru yang ditempati wargatersebutlahyangnantinya akan menerbitkan e-KTP baru. Tapi NIK-nya tetap,”tuturnya.

Anggota DPRD Tapsel Borkat Harahap berharap kepada masyarakat agar tidak menyianyiakan fasilitas e-KTP yang sudah disediakan pemerintah daerah.Apalagi, pengurusannya juga digratiskan.“Masyarakat sudah seharusnya memiliki identitas diri yang jelas sehingga dapat menunjang pembangunan Kabupaten Tapsel,” tandasnya.

Sumber: waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*