Ahmadiyah Diserang Karena Salah Paham

1355347620X310 Ahmadiyah Diserang Karena Salah Paham
Penyerbuan Ahmadiyah di Bogor Samsiah (65) bedoa di depan masjid yang rusak setelah dibakar massa di Ciampea Udik RW 5, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/10/2010). Massa menyerang desa yang dihuni sekitar 500 jemaah Ahmadiyah, menghancukan belasan rumah dan membakar dua rumah serta satu masjid.

Sebuah mesjid dan sejumlah rumah di pemukiman Ahmadiyah yang dibakar malam kemarin disebabkan karena adanya salah paham antar kampung. Hal ini disampaikan Kadiv Humas Polri, Irjen Iskandar Hasan siang tadi di Mabes Polri, Jakarta Selatan (2/10/2010).

“Pembakaran mesjid Ahmadiyah terjadi sekitar jam 19.00 WIB Jumat kemarin. Mesjid ini terletak di jalan Cisalada RT 01/05 Desa Ciampea Udik, Kecamatan Ciampea, Bogor. Pembakaran dilakukan oleh warga Kampung Pasar Salasa Desa Ciampea Udik Kecamatan Ciampea, Bogor,” jelas Irjen Iskandar Hasan.

Menurut Iskandar, konflik ini bermula saat warga Kampung Pasar Salasa diisukan dianiaya oleh warga Kampung Ahmadiyah. “Kronologis peristiwanya diawali dengan 2 orang warga Kampung Kebon Kopi Desa Ciampea Udik Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor mengalami luka-luka. Salah satu korbannya bernama Rendi dibawa ke Puskesmas Cibungbulang. Kemudian terdengar isu bahwa pelakunya adalah warga Ahmadiyah, sehingga warga langsung menyerang dengan melakukan pengrusakan yang selanjutnya pembakaran,” ungkap Iskandar.

Saat ini sebanyak 250 personel kepolisian dibantu anggota TNI disiagakan di pemukiman Ahmadiyah. Sementara itu warga Kampung Salasa masih berkerumun tak jauh dari pemukiman Ahmadiyah.

Sumber: http://regional.kompas.com/read/2010/10/02/1358499/Ahmadiyah.Diserang.Karena.Salah.Paham

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*