Ahmadiyah Diserang – Penyerangan Ahmadiyah Dikecam

Samsiah (80) menangis sambil menggendong cucunya pasca-penyerbuan sekelompok massa ke desanya di Ciampea Udik RW 5, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Sabtu (2/10/2010). Dia bersama cucunya sempat sembunyi di bak mandi saat massa menyerbu dan merusak rumahnya. Massa menyerbu desa yang dihuni sekitar 500 jemaah Ahmadiyah, menghancurkan belasan rumah dan membakar dua rumah serta satu masjid.

Komnas Perempuan mengecam tindakan anarki yang terjadi terhadap warga Ahmadiyah di Desa Cisalada, Kecamatan Ciampe, Kabupaten Bogor, Jumat (1/10/2010) malam.

Ketua Komnas Perempuan Yuniyanti Chuzaifah dalam pesan singkatnya kepada Kompas.com, Sabtu (2/10/2010), menegaskan, memeluk agama, beribadat sesuai keyakinan, dan jaminan rasa aman adalah hak setiap warga negara, tanpa kecuali. Perbedaan kepercayaan tidak bisa menghilangkan hak dasar warga negara akan jaminan aman perlakuan adil.

“Aparat penegak hukum harus memberi perlindungan serta tegas memproses hukum pelaku kekerasan itu. Pemerintah wajib menunjukkan tauladan penghormatan pada keberagaman dalam masyarakat sebagai wujud nyata komitmen negara menegakkan konstitusi,” ujar Yunianti.

Seperti diberitakan, sekitar 1.000 orang menyerang komunitas masyarakat Ahmadiyah di Desa Cisalada, Kecamatan Ciampe, Kabupaten Bogor. Setidaknya satu masjid Ahmadiyah dan dua rumah warga dibakar massa. Pasukan TNI dan polisi hari ini diturunkan menjaga desa itu.

SUmber: http://regional.kompas.com/read/2010/10/02/12234458/Penyerangan.Ahmadiyah.Dikecam

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*