AKD Belum Terbentuk, R-APBD P Sidimpuan Terganjal

P SidimPuan. Meski sudah lebih tiga bulan setelah dilantik jadi wakil rakyat, alat kelengkaPan dewan (AKD) DPRD Kota PadangsiidimPuan belum terbentuk. Akibatnya, Pengajuan Rancangan Anggaran PendaPatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kota P SidimPuan Tahun 2015, terganjal. Sekretaris Daerah (Sekda) Kota P Sidimpuan Drs Zulfeddy Simamora MM, Rabu (10/12) mengatakan Pemko P Sidimpuan sudah mempersiapkan R-APBD Tahun 2015 beberapa waktu lalu. “Pemko P Sidimpuan tidak ada masalah, R-APBD sudah kita siapkan sebelumnya, namun legislatif belum siap,” katanya.

Dijelaskan, untuk menghindari keterlambatan pengajuan R-APBD Tahun 2015 ke DPRD P Sidimpuan sesuai dengan ketentuan yang ada, eksekutif sudah dua kali mengajukan penyampaian R-APBD ke legislative. Tapi, katanya, ditolak karena AKD belum terbentuk. Namun Sekda tidak menjelaskan kapan R-APBD tersebut diajukan.

“Kita tidak ingin pengajuan terlambat, makanya sudah dua kali diajukan, tapi belum bisa diterima Dewan. Kalau soal waktu Kadispenda yang tahu sebab waktu itu saya tanya apakah sudah siap. Kalau sudah siap segera disampaikan ke Dewan, tapi belum bisa diterima,” kata Freddy.

Untuk itu Sekda berharap DPRD Kota P Sidimpuan merampungkan AKD agar tugas tugas yang diemban eksekutif dan legislatif tidak terganggu. “Kita tunggu saja kapan AKD terbentuk baru kita ajukan dan kita berharap secepat mungkin. Yang jelas dari kita tidak ada masalah,” ujar Sekda.

Wakil Ketua DPRD Kota P Sidimpuan Edy Jurianto Harahap SH didampingi Sekretaris Dewan (Sekwan) Drs Parlindungan Tambungan membenarkan jika pengajuan R-APBD P Sidimpuan terganjal AKD yang belum terbentuk. “Kalau AKD belum terbentuk, maka R.APBD belum bisa diajukan,” jelas Edy Jurianto.

Baca Juga :  TSO Yakin Golkar Lebih Terhormat Dipimpim ARB

Dikatakan, proses pembentukan alat kelengkapan DPRD P Sidimpuan sedang berlangsung ditandai dengan telah masuknya penganjuan nama-nama dari fraksi yang akan dimasukkan kedalam AKD. “Kalau dari fraksi sudah dan paripurna AKD akan digelar 13 Desember nanti, setelah itu baru pembentukan banmus,” ungkap Edy Jurianto.

Edy Jurianto mengatakan akan berupaya agar dalam dua minggu terselesaikan. “Jika tidak terselesaikan bisa terjadi pemotongan anggaran,” katanya. ( ck 06)

/medanbisnisdaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*