Akibat Kebun Plasma Dan Konservasi Yang Tidak Jelas, Warga Batu Mundom Tuntut BPN Tidak Terbitkan Izin HGU PT. DAL

Kebunsawit Akibat Kebun Plasma Dan Konservasi Yang Tidak Jelas, Warga Batu Mundom Tuntut BPN Tidak Terbitkan Izin HGU PT. DALMuara Batang Gadis, Warga masyarakat Desa Batumundom Kecamatan Muara Batang Gadis Kabupaten Madina mengajukan surat tuntutan dan penolakan ke Badan Pertanahan Nasional (BPN) di Jakarta agar tidak menerbitkan izin Hak Guna Usaha (HGU) untuk perusahaan perkebunan Sawit PT. Dipta Agro Lestari (DAL). Ikhwalnya berbagai permasalahan tentang areal kebun plasma untuk warga desa, ketidakpedulian management PT. DAL terhadap perlindungan konservasi alam di tepi sungai Aek Batang Toru dan Aek Marait tak kunjung ada penyelesaian dari pihak Pt. DAL yang mengklaim areal berdasar Izin Lokasi yang diterbitkan Pemkab Madina, menguasai lahan 1.700 Ha.

Surat pengaduan warga Desa Batumundom ke BPN sekaligus tuntutan penolakan izin HGU PT. DAL tertanggal 10 Juli 2010, diteken Pengurus Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ketua Tarmizi Siregar, wakil ketua Sukur Pasaribu dan sekretaris Amlan Nasution dan Anggota Badan Permusyawarah Desa, Rahman Siregar, Alman Simatupang, Ninik-mamak Abdul Kalik Jambak, Hatobangon Sulaiman Nasution, Alim-lama Akirudin, Sunandar Daulay, Zul Asri Jambak, tokoh masyarakat dan pemuda serta Pemerintahan Desa Batumundom diwakili Kepala Desa Kazwan, Sekdes Sofian Siregar, Kaur Bangdes Junaddi, Kaur Humas Asrul Piliang bertembusan ke Menteri Pertanian, Dirjen Perkebunan, eksekutif nasional Walhi, Konsorsium Pembaruan Agraria, NGO Sawit Watch serta seluruh instansi dan NGO/lsm terkait di tingkat propinsi Sumut dan kabupaten Madina.

Dalam copy surat yang diterima lsm Alarm selaku narasumber icewe pos, dipaparkan dasar hukum pengaduan seperti Peraturan Kepala BPN No: 2 Tahun 1999 tentang izin lokasi perkebunan, Keputusan Ka BPN No. 34 Tahun 2007 tentang Penyelesaian Masalah pertanahan dan Peraturan Ka BPN No. 2 Tahun 2010 tentang Penanganan Pengaduan Masyarakat. Berlanjut diuraikan pertimbangan pengaduan bahwa Pt. DAL pemegang Izin Lokasi No. 525.25/426/K/2009 dan Izin Usaha Perkebunan (IUP) No. 525/588/K/2009 telah sangat mengecewakan serta tidak memberi kepastian hukum kepada 268 KK penduduk Desa Batumundom.

Baca Juga :  Palas Rawan Banjir & Longsor

Pada mulanya disepakati dalam rapat yang difasilitasi Bupati di Kantor Pemkab Madina bahwa kewajiban kebun plasma dari PT. DAL seluas 236 Ha. Disebutkan warga Batumundom sudah beritikad baik, di luar areal izin lokasi PT. DAL sesuai Peta Bidang Tanah No. 22/19/2009 yang dibuat Kanwil BPN Sumut, sudah ditambah lagi oleh warga desa dengan lahan 100 Ha – yang didapat cuma 60 Ha– guna tambahan areal kebun plasma masyarakat. Namun jangankan kewajiban penyediaan kebun plasma dari areal izin lokasi PT. DAL, sedang tambahan 60 Ha lahan kebun plasma di luar areal izin lokasi, “Gelap urusannya”, ketus seorang tokoh masyarakat pada AR Morniff aktifis lsm Alarm.

Masyarakat juga pertanyakan pelaksanaan perlindungan area konservasi berjarak 100 meter dari tepi sungai, khususnya di sepanjang tepi sungai Aek Batang Toru serta Aek Marait. Pada faktanya, operasional landclearing/pembersihan lahan oleh alat-berat armada excavator PT. DAL sudah menebang habis hutan sampai ke sepanjang tepi Aek Marait. Terakhir masyarakat Batumundom menuntut Ka BPN agar tidak menerbitkan izin HGU PT. DAL, sebelum semua permasalahan lahan dengan masyarakat diselesaikan yang dibuktikan dengan Surat Berita Acara Penyelesaian (BAP) yang diteken semua pihak terkait di Desa Batumundom serta di Kabupaten Madina.

Menurut aktifis Alarm, sulit untuk melakukan recheck terhadap kebenaran materi pengaduan masyarakat Batumundom, karena direktur utama perusahaan swasta PT. DAL, Abdul Wahid Rambe yang juga dikenal rangkap jabatan sebagai Kabag Umum di Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PTPN-IV terkesan tak mau menerima konfirmasi. Telpon berulang-ulang ke nomor 081262819xx tak pernah diangkat, bahkan wawancara tertulis beberapa kali via sms ponsel juga tak kunjung dijawab Wahid Rambe.

Baca Juga :  Inilah 10 Pemain Incaran Klub Papan Atas Dunia

Sumber:  AR. Mornif (Alarm / armorniff@yahoo.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*