Akses ke Pasar Gunung Tua Mirip Kubangan Kerbau

PALUTA- Kondisi jalan yang terletak di Jalan Merdeka Gunung Tua, sekira 100 meter panjangnya rusak. Setiap kali hujan, akses ke pusat Pasar Gunung Tua ini pun mirip kubangan kerbau.

Hingga kini belum ada perbaikan dari pihak terkait. Sementara sebagian jalan, aspalnya mengelupas sehingga batu-batu material jalan terlihat. Beberapa pengendara sepeda motor maupun kenderaan angkutan mengatakan, kondisi jalan tersebut membuat mereka harus ekstra hati-hati, apalagi setiap musim hujan, jalan tersebut membentuk kubangan.

Ismail Siregar (34), warga Lingkungan II, Kelurahan Pasar Gunung Tua, kepada METRO, Senin (5/3) mengatakan, kerusakan jalan di depan Apotik Surya Farma selalu terjadi setiap musim hujan. Hal itu disebabkan perbaikan jalan yang belum optimal atau seadanya dengan pengurukan batu dan tanah. ”Kondisi itu dapat membahayakan pemakai jalan, terutama pengendara sepeda motor. Untuk itu, saya berharap jalan ini segera diperbaiki,” kata Ismail yang kerap melalui jalan itu.

Senada juga diungkapkan Indra Harahap (25). Menurutnya, kondisi jalan ini sangat rentan mengundang kecelakaan. Pasalnya, apabila dibiarkan terus menerus, seperti keadaan sekarang ini. “Jalan ini selalu ramai dilalui orang banyak, jika tidak ada perbaikan, nantinya akan dapat mengundang persoalan,” ungkapnya.

Pantauan METRO Senin (5/3), kondisi Jalan Merdeka, yang masih rusak parah, terus mengundang keluhan warga. Apalagi, kawasan jalan itu merupakan salah satu jalan protokol dan menjadi akses ke pusat Pasar Gunung Tua. Rusaknya jalan tersebut membuat para pengendara kenderaan harus hati-hati. Saat hujan tiba, jalan berlubang tersebut digenangi air sehingga membahayakan pengendara yang lewat. (thg)

Baca Juga :  UGN Didoakan Cepat Jadi PTN

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*