Aksi Damai GEMA PETA di DPRD Paluta

Gerakan  Mahasiswa dan Pers Tapanuli Bagian Selatan atau GEMA PETA  Tabagsel melakukan aksi damai di gedung DPRD Padang Lawas Utara (Paluta), Senin (24/5).

GEMA PETA merupakan gabungan elemen mahasiswa, masyarakat dan pers seperti, GEMA Paluta, HMI, PMII, IMM, BEM UMTS, MPM STKIP, ALiansi Mahasiswa Peduli Rakyat (AMPERA). GEMA Nusantara, Pusat Kajian Mahasiswa, Aliansi Mahasiswa Bersatu, GEMA Pelita, Aliansi Mahasiswa Peduli Sosial, PWI Perwakilan Tabagsel, KOWRI Tapsel, KOWRI Padangsidimpuan, Persatuan Wartawan Daerah (PERWADA) Paluta dan Forum Jurnalistik Tabagsel.

Dalam aksi itu, para pengunjuk rasa meminta, agar pelaku kekerasan terhadap pers dan mahasiswa ditindak tegas.

Koordinator aksi, Hendra dalam orasinya meminta kepada Polres Tapsel dan DPRD Paluta untuk menuntaskan kasus penganiayaan dan pemukulan terhadap rekan pers yakni Sori Parlah Harahap dan pengancaman terhadap mahasiswa (Gema Paluta) saat menyampaikan aspirasi beberapa waktu lalu di DPRD Paluta.

Dia menegaskan, kekerasan yang dilakukan melanggar Undang-undang Dasar 1945 dan Undang-undang Nomor. 9 tahun 1999 tentang kebebasan menyampaikan pendapat di muka umum.

” Aksi ini, aksi solidaritas sebagai bentuk protes terhadap kasus penganiayaan dan pemukulan terhadap Sori Parlah Harahap, dan pengancaman terhadap mahasiswa. Kejadian ini sangat memilukan, menjelang 12 tahun reformasi yang diagung-agungkan dan sangat menyedihkan. Bahkan pelakunya merupakan salah satu anggota DPRD Paluta berinisial AH. Tidak ada yang kebal hukum di negeri ini, dan kasus itu harus ditindak tegas. Pelakunya harus dijerat sesuai KUH-Pidana dan Undang-undang tentang Pers Nomor. 40 tahun 1999,” tegasnya.

Baca Juga :  Walikota Padangsidimpuan Akui Banyak Indikasi Korupsi di Pemko

Para orator lain dalam orasi, mendesak Polres Tapsel segera menangkap dan memproses kasus penganiayaan, pemukulan dan pengancaman sesuai amanah undang-undang dan peraturan yang berlaku, mendesak Polres Tapsel untuk menginstrusikan Polsek Padang Bolak, secepatnya menangkap pelaku dan mendesak Badan Kehormatan DPRD Paluta segera memproses oknum anggota DPRD Paluta yang sudah jelas melanggar tata tertib DPRD, mendesak ketua DPRD Paluta agar melayangkan surat rekomendasi kepada partai, untuk menindak atau merecal AH, serta mendukung rekan-rekan pers dalam menjalankan tugas jurnalistik sesuai aturan.

Sumber; http://metrosiantar.com/MENUJU_PALAS-PALUTA/Aksi_Damai_GEMA_PETA_di_DPRD_Paluta

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Paluta harus bersih dari Arogansi dan KKN, untuk itu Usut sampai tuntas tindak kekerasan terhadap wartawan di Paluta, dan tuntaskan pengusutan dugaan KKN penerimaan CPNS Paluta 2009

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*