Aksi Jambret Marak di Padangsidimpuan

P.Sidimpuan, Dua bulan terakhir, aksi penjambretan dengan target pengendara sepeda motor semakin merajalela di sejumlah kawasan di Kota Padangsidimpuan. Informasi dihimpun Analisa, Kamis (20/5), sejumlah kawasan yang rawan jambret tersebut di antaranya Jalan Imam Bonjol (Aek Tampang), Jalan Kenanga (depan Masjid Al-Abror), Jalan Sutan Soripada Mulia (komplek).

Salah seorang korban Linda (20) warga Jalan Kenanga kepada Analisa mengaku, harus merelakan tas sandang miliknya, karena diambil paksa para penjambret .

“Saat itu, saya yang berboncengan dengan seorang teman melintas dikawasan Jalan Imam Bonjol (Aek Tampang) namun tiba -tiba dari arah belakang dua orang pengedara roda dua yang juga berboncengan memepet dan langsung menjambret tas sandang yang sedang saya jinjing. Belum sempat berteriak para penjambret itu sudah melarikan diri, “ujarnya.

Demikian halnya dengan peristiwa yang dialami Intan (25) warga Sadabuan dimana saat melintas dikawasan Jalan Sutan Soripada Mulia dua orang penjambret yang dari postur tubuh berusia masih muda sekitar 18 tahun tiba-tiba menjambret tas sandang miliknya.

“Memang saya jarang lewat kawasan itu, dan tak disangka-sangka tengah asyik mengendarai sepeda motor, ada sebuah sepeda motor yang memepet dan langsung menyambar tas kecil yang saya gantungkan di motor, melihat hal itu saya langsung teriak ‘copet’ tapi karena keadaan sepi tak satupun yang dengar,” tuturnya.

Baca Juga :  Menhut Beri Lapak Untuk kantor Bupati

Saat ditanya apakah dirinya telah melaporkan hal ini kepihak berwajib, Intan mengaku tidak melaporkannya karena rumit dan bertele -telenya bila berurusan dengan pihak kepolisian. “Biar sajalah, dilaporpun nanti malah membuat kita susah dan membuat urusan semakin rumit, “katanya.

Diharapkannya, aparat Polres Kota Padangsidimpuan dapat bertindak dengan cepat sehingga aksi-aksi para penjambret yang semakin meresahkan ini dapat dihentikan minimal diminimalisir sehingga para pengedara roda dua dapat kembali nyaman saat berkendara.

Sementara tokoh agama Padangsidimpuan Nasrul Halim S.Ag mengatakan, maraknya aksi penjambretan ini merupakan salah satu bentuk rendahnya keimanan dalam memenuhi kebutuhan hidup sehingga sanggup melakukan hal-hal yang dilarang agama.

“Para Penjmbret ini merupakan orang yang lemah iman sehingga tega melakukan tindakan yang dilarang agama dalam memenuhi kebutuhannya, “katanya.

Nasrul mengimbau agar para pengendara roda dua di Padangsidimpuan dapat lebih berhati-hati saat berkendara sehingga terhindar dari aksi penjambretan.

“Saya mengimbau kepada warga terutama para ibu-ibu jangan memakai perhiasan terlalu berlebihan bila akan keluar rumah dan jangan meletakkan tas ditempat yang mudah diraih orang,”ujarnya sembari berharap pihak keamanan dapat segera bertindak tegas karena hal ini telah meresahkan warga. (hih)

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=55643:aksi-jambret-marak-di-sidimpuan&catid=51:umum&Itemid=31

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jalan Macet Di Perempatan Silandit

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*