Aktivitas PNS Pemkab Madina Sepi

Sejak awal Januari 2011, aktivitas pegawai negeri sipil (PNS) di lingkungan Pemkab Madina terkesan sepi, sementara pejabat di setiap Satuan Unit Kerja Perangkat Daerah (SKPD) mengatakan demisioner sehingga sangat berpengaruh kepada pelayanan publik.

“Ini akibat susunan organisasi yang baru di lingkungan pemerintah,” ujar Ketua LSM LIPAD Madina, Abdul Latif Lubis, tadi malam.

Dicontohkan, Dinas Pasar, Dinas Koperasi dan Dinas Perindustrian/Perdagangan menjadi satu instansi sejak awal Januari 2011, namun hingga saat ini belum terlaksana sehingga tiga kepala dinas sebelumnya belum bisa menentukan pelaksanaan kegiatan program, karena sampai saat ini belum diketahui siapa yang menjadi pengguna anggaran.

“Selain kepada pelaksanaan kegiatan kepala dinas sudah jelas berdampak pada tinggkatan eselon III dan  IV sampai kepada staf bahkan kepada yang masih honorer pun ikut bingung memikirkan apakah masih di pakai atau kembali menganggur,” ucapnya.

Latif menjelaskan, jika ini berjalan lama dan tidak terjadi pelaksanaan hasil Ranperda tersebut akan mengakibatkan kerugian fatal di buktikan dengan tingkat kehadiran pejabat dan staf yang bertugas di setiap instansi. “Paling dikhawatirkan penggunaan anggaran dan tunjangan jabatan setiap pejabat eselon masing-masing instansi,” ungkapnya

Salah seorang kepala dinas yang tidak bersedia identitasnya ditulis mengungkapkan, tingkat kehadiran aktif. Namun aktivitas ‘setengah hati’ sebab belum mengetahui posisi sejak disahkannya Ranperda terkait perampingan instansi.

Baca Juga :  Jalan Ampolu-Muara Upu Dibuka

Sementara, salah seorang pengawai tenaga honorer (tenaga harian lepas) di salah satu instansi yang terjadi penggabungan yang tidak bersedia namanya di tulis mengatakan, jika terjadi penggabungan, besar kemungkinan akan menganggur. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*