Aku bangga jadi Parbodat . . . !

www.waspada.co.id

n pg01beruk Aku bangga jadi Parbodat . . . !
Bodat

PARBODAT, merupakan sebutan khusus masyarakat Tapanuli Bagian Selatan kepada seseorang yang setiap hari menggandeng monyet terlatih untuk mencari nafkah, dengan cara menurunkan kelapa masak dari satu desa ke desa lainnya.

Hingga era 90 an, parbodat merupakan pekerjaan yang mencukupi. Karena dari setiap 10 buah kelapa masak yang diturunkan, parbodat akan mendapat 3 buah atau 10 : 3. Setiap hari parbodat bisa bergaji 50 kelapa dengan harga Rp 1.000 per biji.

Setelah era 2000, parbodat sudah langka. Banyak kebun kelapa yang dikonversi jadi pemukiman dan pertokoan. Bahkan anak laki-laki dewasa sudah banyak yang memanjat dan menurunkan kelapa sendiri, sehingga rezeki parbodat berkurang.

Seiring berkurangnya omset, parbodat pun menjadi hal yang langka. Bahkan mulai mendapat stigma buruk di tengah masyarakat, padahal tidak ada yang salah degan mereka. Dalam pergaulan, mereka dimarjinalkan dan bahkan pekerjaan yang halal itu mulai dianggap hina.

Khoiruddin dan Mara Taon, dua dari 40 parbodat yang berkumpul di Taman Wisata Aek Sijorni, Kecamatan Sayurmatinggi, Kabupaten Tapanuli Selatan, menuturkan itu kepada Waspada, Minggu (15/11).

Sejak tahun lalu, parbodat mulai naik kembali pamornya. Mereka sudah memiliki komunitas, walaupun berkumpulnya hanya sekali setahun. Yakni setiap perayaan hari ulang tahun Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan.

Kepemimpinan Bupati Tapsel Ongku P Hasibuan telah mulai mengubah parbodat. Dari berpakaian lusuh keluar masuk kampung mencari order menurunkan kelapa, jadi berpakaian rapi dan objek penarik wisata.

Kekayaan daerah yang dimiliki itu berhasil digali dan jadi objek penarik wisata. Sayangnya, event ini hanya berlangsung sekali setahun. Harusnya hal seperti ini digelar secara kontiniu minimal sekali tiga bulan, dan bila perlu dibuat seperti sebuah liga atau turnament yang bergulir sepanjang tahun.

Alangkah bangganya kita mendengar ada parbodat carteran yang menjalin kontrak dengan satu desa atau kecamatan untuk memenangkan turnamen lomba balap bodat (monyet). Seperti Christiano Ronaldo dalam sepakbola. Kemudian ada lagi pemilihan parbodat terbaik se Tabagsel.

Lomba balap bodat yang digelar setiap tahun, seperti pada HUT Pemkab Tapsel ke-59 di Aek Sijorni, membuat kebanggaan tersendiri bagi mereka. Karena di kampungnya, mereka akan disanjung dan dipuji, walaupun setelah itu dimarjinalkan kembali.

“Terkadang kami berfikir, andai balap bodat ini digelar sepanjang tahun. Atau kami diberdayakan untuk menjadi penarik pengunjung pada lokasi objek wisata, mungkin nasib parbodat tidak seperti ini lagi. Pastinya bisa mendapat pemasukan yang lebih layak,” kata keduanya.

Parbodat sangat berharap kepada Pemkab Tapsel, agar diberdayakan dalam objek wisata. Mereka tidak menuntut banyak gaji, tapi haruslah sesuai dengan pekerjaan. Jika honor guru mengaji bisa ditampung di APBD, kenapa parbodat tidak ?

“Andainya Pemkab Tapsel membuat program seperti itu sepanjang tahun, dan bukan hanya parbodat saja. Kami rasa Tapsel akan menjadi salah satu daerah tujuan wisata utama di Sumatera Utara. Demikianpun terus terang saya katakan, saat ini saya bangga jadi parbodat !” sebut keduanya. Sukri Falah Harahap
(dat02)

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Aku bangga jadi Parbodat . . . !facebook Aku bangga jadi Parbodat . . . !twitter Aku bangga jadi Parbodat . . . !linkedin Aku bangga jadi Parbodat . . . !email Aku bangga jadi Parbodat . . . !print Aku bangga jadi Parbodat . . . !

6 Comments

  1. au kepingin do au manjalaki bodat tp akkon na mar REMOT do barang na………………..adong do ro ai kira2”……….

  2. co2k de i s ongku dhot bodat…
    au pe toke bodat do…
    ise mnjlaki bodat ro tu au da…
    oke lah klo begitu….
    by:warteg boys

  3. mungkin salah satu bodat yang ada dalam berita ini seang di incar sama dia untuk jadi wakilnya……………..
    hi… hi…, mungkin juga yah…
    he… he…

  4. ha… ha…, ah botul dehe i, molo bodat pe ninna di sandingkon dohot si ongku pasti monang ia, ah… adong-adong sajo do si ongku on bah…,

    tak usah lah dipilih dia tahun depan… tak ada sopannya…

    maaf ongku i just say NO To YOU…

  5. Memamg akhir2 ini pamor Bodat naik di Tapsel setelah Ongku jadi Bupati, apa lagi baru2 ini sewaktu mengikuti peringatan hari jadi Tapsel disipirok ongku kesal karane tak banyak warga yang menghadiri.

    Sehingga dia mengeluarkan statemen dalam pemilihan bupati nanti dia tak butuh dukungan org sipirok untuk menang, BODAT pun disandingkan dengan dia, pasti jadi………..
    mungkin salah satu bodat yang ada dalam berita ini seang di incar sama dia untuk jadi wakilnya……………..

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*