Alat Kelengkapan Dewan Belum Terbentuk – Anggota DPRD Terkesan Makan Gaji Buta

Terkait dengan belum adanya penetapan alat kelengkapan walau sudah 2 bulan menjalani masa kerja selama pelantikan anggota DPRD periode 2014-2019, lapisan masyarakat menilai bahwa penghasilan yang diterima anggota dewan selama belum ada penetapan alat kelengkapan terkesan dengan penerimaan gaji buta.

“Mari kita cermati secara bersama, sudah ada 2 bulan anggota dewan resmi dilantik, namun sampai sekarang belum ada penetapan alat kelengkapan. Sehingga mereka (anggota dewan) terkesan menerima gaji buta, karena tupoksi lembaga legislatif tersebut terhambat akibat belum adanya penetapan alat kelengkapan,” ujar salah seorang Aktivis Kota Psp Rony Rahmat Pohan yang juga mantan Ketua BEM UMTS, Jumat (21/11).

Ia menjelaskan, selain terkesan makan gaji buta, keterlambatan penetapan alat kelengkapan terindikasi ada kesengajaan dari pejabat-pejabat di lembaga eksekutif dan legislatif akibat alotnya pelaksanaan pengusulan untuk penetapan pimpinan defenitif. Atas dasar itu muncul pandangan bahwa anggota dewan selama ini tidak menerima penghasilan yang sesuai dengan kinerja-nya.

“Setidaknya ada kontribusi yang berkomitmen agar keyakinan masyarakat tidak punah terhadap anggota dewan. Makanya kita sangat menyesalkan keterlambatan penetapan alat kelengkapan tersebut. Mudah-mudahan masyarakat bisa lebih paham memberikan penilaian terhadap kinerja yang ada di DPRD tersebut, karena mereka (anggota dewan) menduduki lembaga itu atas dasar persetujuan masyarakat melalui pemilihan umum calon legislatif,” ujarnya.

Hal yang sama juga disampaikan Harizon Saputra Siregar SH, ia menyampaikan bahwa lembaga legislatif dinilai tidak optimal melaksanakan tupoksinya. Sehingga kegiatan-kegiatan yang ada di lembaga tersebut mandek atau terkendala selama belum ada penetapan alat kelengkapan. “Iya, jika dilihat dari kinerjanya anggota dewan terkesan menerima penghasilan yang hampa. Maksudnya pekerjaannya tidak maksimal sesuai dengan yang diharapkan masyarakat,” jelasnya.

Baca Juga :  Harga Beras di Panyabungan Naik

Sebelumnya (3/10), Sekretaris Dewan Drs Parlindungan Tambunan melalui Bendahara Danri Harahap, ia mengatakan tidak mengetahui informasi secara detail mengenai penghasilan anggota dewan. Alasannya, ia tidak pernah menerima kertas pertinggal gaji anggota dewan dan yang menjadi pertinggal hanya rekapitulasi yang dikeluarkan dari Dinas PPKAD.

“Kalau rincinya saya tidak tau, begitu juga dengan kalkulasi perhitungan gaji pokok anggota dewan. Sebaiknya tanyakan saja langsung ke bagian hukum supaya informasi yang dibutuhkan rinci,” katanya.

Sebagai bendahara, ia menuturkan hanya mengetahui informasi secara umum dana yang dikeluarkan Dinas PPKAD ke Sekretariat Dewan DPRD untuk gaji dan tunjangan anggota dewan. Yaitu gaji atau Representase sebesar Rp47.880.000, tunjangan keluarga Rp4.000.3200, tunjangan jabatan Rp69.426.000, tunjangan beras Rp4.952.960, tunjangan pph Rp19.661.844, uang paket Rp4.788.000, tunjangan perumahan Rp105.750.000, tunjangan komunikasi intensif Rp126.000.000 dan totalnya Rp382.490.804.

“Hanya itu yang saya terima, dan dana itu untuk 30 anggota dewan dengan posisi tanpa alat kelengkapan. Kemudian, total dari dana gaji dan tunjangan yang diterima itu belum termasuk pajak dan nanti akan dipotong pajaknya,” terangnya.

Kemudian, seingatnya, bahwa gaji atau representase yang diterima anggota dewan dalam setiap bulan dalam posisi tanpa alat kelengkapan sekitar Rp1.575.000 per bulan. “Sekitar segitu, tapi posisinya masih sebagai anggota ya. Kalau tata cara perhitungannya saya tidak mengetahuinya. Dan yang lebih tepatnya informasi itu ada di bagian hukum,” jelasnya. (bsl)

Baca Juga :  Kadis PU Palas Tak Tahu Ada Pembukaan Jalan

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*