AMPBB Minta Walikota P.Sidimpuan Copot Sekdakot

P. Sidimpuan, (Analisa)

APAKAH ADA UDANG DI BALIK BATU.... Masak Sekda Kota PSP... Jauh-jauh Ke Sebelas Maret.... Perlu Dipertanyakan nih....

Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrasi Bersih (AMPBB) meminta Walikota P.Sidimpuan Drs. H. Zulkarnaen Nasution MM mencopot Sekretaris Daerah Kota (Sekdakot) Sarmadhan Hasibuan SH dari jabatannya,

karena dinilai telah berulang kali mencoreng nama baik daerah. Desakan pencopotan itu mereka sampaikan dalam aksi unjuk rasa yang digelar di depan kantor Walikota P.Sidimpuan, Jumat (20/11).

Puluhan massa AMPBB tiba didepan kantor Walikota P. Sidimpuan sekitar pukul 10.00 WIB dengan mengenderai belasan sepeda motor.

Selanjutnya, mereka langsung menggelar orasi terbuka sembari meneriakkan yel-yel perjuangan dan mengusung poster – poster yang bertuliskan desakan agar Walikota segera mencopot Sekdakot.

“Sarmadhan Hasibuan tidak pantas lagi menduduki jabatan Sekdakot karena telah nyata-nyata berulang kali mencoreng nama baik daerah ini, “ujar Kordinator Aksi Adi Syaputra Nasution dihadapan puluhan massa unjuk rasa.

Dijelaskan, pernyataan Sekdakot yang menuding Universitas Sumatera Utara (USU) tidak berkualitas dan selalu membuat masalah setiap kali mengurusi penjaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) bukan saja mencoreng nama baik perguruan tinggi, namun juga masyarakat dan Pemerintah Kota P. Sidimpuan.

“Masak seorang pejabat daerah berani-beraninya mengeluarkan statemen yang bernuansa penghinaan, itu kan aneh, ” ujar Adi.

Dalam pernyataan sikapnya AMPBB juga menuding kerjasama Pemko P.Sidimpuan dengan Universitas Sebelas Maret Solo terkait penerimaan CPNS berbau KKN, terlihat dari banyaknya rumor yang beredar ditengah masyarakat, kalau sejumlah pejabat Pemko khususnya mendapat ratusan jatah kursi dalam perekrutan kali ini.

Baca Juga :  Kapolres Tapsel AKBP Subandriya Ajak Pers Berantas Bantu Mafia Hukum

“Kalau tidak ingin main curang, kenapa harus memilih Sebelas Maret yang berjarak ribuan kilometer dari Sidimpuan, kan kita juga punya universitas unggulan USU, “ujar Adi sembari menyebut jika kerjasama dengan Universitas Sebelas Maret diduga kuat menghasilkan bargening bagian sebesar 50-50.

Selain itu, mereka juga meminta agar DPRD Kota P. Sidimpuan menghimbau masyarakat untuk bersama-sama mengawasi dan mengawal proses seleksi CPNS Kota P.Sidimpuan yang bersih dan transparan, sehingga terekrut aparatur kota yang berkualitas dan berkuantitas.

Selanjutnya, membatalkan seluruh perjanjian kerjasama dengan Universitas sebelas Maret dan menjalin kerjasama baru dengan perguruan tinggi yang lebih bermutu dan berkualitas serta mampu menciptakan hasil rekrutmen yang bersih dan transparan.

“Batalkan kerjasama dengan sebelas Maret, cari dan jalin kembali kerjasama dengan perguruan tinggi yang memiliki komitmen tinggi dalam memberantas KKN khususnya dalam penerimaan CPNS didaerah, “katanya.

Pantauan Analisa, aksi AMPBB ini juga terkesan unik karena dalam aksinya selain mengusunng poster-poster mereka juga menempelkan pecahan uang Rp 20.000 hingga Rp 150.000 dimulutnya, yang diartikan sebagai cerminan kalau sejumlah kebijakan Pemko P. Sidimpuan sarat KKN.

Massa AMPBB juga sempat melakukan aksi tidur dijalan, karena tidak satupun pejabat Pemko P. Sidimpuan yang bersedia hadir dihadapn mereka.

Namun aksi itu hanya berjalan beberapa menit karena aparat kepolisian segera meminta agar massa pendemo untuk berdiri dan jangan menganggu kepentingan umum.

Baca Juga :  29-30 Oktober Motocross Open 2011 Digelar Di Gunung Tua

Sedianya Assiten I Pemko P. Sidimpuan bersedia menerima kehadiran mereka asal diwakili lima orang, namun permintaan yang disampaikan petugas negosiator dari Polres kota ditolak mentah-mentah massa AMPBB.

“Kami menginginkan Walikota atau Sekda yang menemui kami langsung, bukan malah kami diminta mengutus perwakilan ,” katanya.

Usai menyampaikan orasi terbukanya puluhan massa AMPBB ini akhirnya membubarkan diri dengan tertib karena merasa pihak Pemko tidak respon atas aksi yang digelar.

“Hari ini kami membubarkan diri namun besok kami akan datang dengan massa yang lebih besar, “terang Adi.

Aliansi Mahasiswa Peduli Birokrasi Bersih (AMPBB) terdiri dari AMMPKP, KAM Pembaharuan USU, Komtabagsel USU dan Gesersarma. (hih)

PostLink: https://apakabarsidimpuan.com/2009/11/ampbb-minta-walikota-p-sidimpuan-copot-sekdakot/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. wah….
    kenapa pak sekda berani menuduh seperti itu??
    dan mungkin para pelamar di pasid dan warga pasid harus tw kenapa PASID bekerja sama dengan UNS, tidak dengan USU, atau UNIMED yang notabene satu provinsi dengan kita

    dan saya mau tnya lagi, “Sarmadhan Hasibuan tidak pantas lagi menduduki jabatan Sekdakot karena telah nyata-nyata berulang kali mencoreng nama baik daerah ini, “ujar Kordinator Aksi Adi Syaputra Nasution dihadapan puluhan massa unjuk rasa..

    berulang kali telah mencoreng nama baik?? klo boleh tau apa2 kasusnya?

    terima kasih

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*