Anak Sasada, Film Berbahasa Batak Pertama di Indonesia

Pontyanus Gea, produser sekaligus sutradara film lokal segera meluncurkan film keduanya. Film berbahasa Batak dengan judul “Anak Sasada” akan diluncurkan pada 27 Juni 2011 mendatang. Sebelumnya Ponty sukses meluncurkan film berbahasa Nias berjudul Ono Sitefuyu.

Ponty dalam jumpa pers di Medan, Ahad (12/06/2011) menjelaskan, film ini untuk mengobati rasa rindu bagi para perantau suku Batak terhadap kampung halaman dan pertama kali di Indonesia film berbahasa Batak.

Pembuatan film berbahasa Batak yang sudah diselesaikan dalam dua episode ini, terinspirasi untuk melestarikan budaya daerah. Film ini menceritakan realita kehidupan sehari-hari yang terjadi ditengah masyarakat.

Ponty menuturkan, nantinya film ini dikemas dalam bahasa Batak dengan subtitle Bahasa Indonesia. Kenapa film Anak Sasada kesemuanya berbahasa Batak? Ponty mengatakan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap budaya Batak.

Pembuatan film yang berlangsung dikawasan Samosir dan Tobasa ini memakan waktu selama 3,5 bulan menghabiskan biaya Rp400 juta. Dirinya yakin film ini bisa lebih banyak peminatnya ketimbang film Ono Sitefuyu. (BS-021)

Sumber: beritasumut.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Bagus filmnya bagus, saya sudah Tonto VCDnya tanggal 15 Juli 2011 di Rumah Tulang ku M. Naipospos. cuma ada satu saran kalau bisa Pengambilan Videonya jangan goyang, lalu Buat Ito br Torus ( Pemeran Rotua ) andung andungnya kurang sedikit lagi sampai keluar dong air matanya baru mantap.

    di tunggu kelanjutan Anak sasad jilid 2

    Horas

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*