Andai Saja Koruptor Di Hukum Gantung

Oleh : Hasnul Hadiansyah Nasution *)

Munculnya Iklan DJARUM 76 dengan Tema iklan tersebut Bercerita mengenai sebuah ‘KONTES SULAP JIN” yang di ikuti oleh beberapa perwakilan pesulap dari 3 negara, yakni mesir,jepang dan indonesia dengan tujuan unjuk kebolehan dan seberapa mahir pesulap-pesulap ini memperlihatkan keahlian mereka bermain sulap.

Hasnul Hadiansyah Nasution

Pesulap mesir menampilkan berupa trik sulap menghilangkan Piramida Mesir.
Kemudian tak mau kalah, pesulap jepang juga melenyapkan Gunung Fuji yg semula ada menjadi raib.
Tibalah kesempatan untuk Jin Indonesia unjuk gigi, dengan gaya selengekan dan santainya, si pesulap indonesia membawa berkas-berkas kasus korupsi yang kemudian di sulap menjadi hilang tanpa bekas.

Saat klimaks itulah, para penonton memberikan sanjungan kepada pesulap indonesia.
Uniknya, dari sekian penonton, dibaris bangku pertama, duduk pula pemeran figuran ‘gayus” n friend koruptor langsung berdiri memberikan aplouse….dan jin dari indonesia yg keluar menjadi juara, sedangkan jin dari mesir dan jepang terperangah melihat keahlian jin indonesia seraya menyembah-nyembah.

Melihat pesan moral dari iklan tersebut, mungkin dari sekian banyak pembaca bisa memberikan kesimpulan?

bagi saya ini merupakan sindiran bagi bangsa kita sendiri. dan itu adalah realita yang tak bisa kita pungkiri.

Banyak faktor menjamurnya koruptor-koruptor di Indonesia, ini versi saya dalam mengambil kesimpulan mengapa keruptor di Indonesia semakin menjamur :

  1. Kesempatan yang terbuka lebar.
  2. Kesadaran dari para pejabat masih sangat minim.
  3. Pengawasan dari semua fihak yang masih kurang.
  4. Penegakan hukum yang bertele-tele.
  5. Fonis bagi koruptor yang terbilang ringan.
Baca Juga :  Wahai Menteriku, Apa Tugas Kalian?

kalau ini masih belum bisa di benahi, kapan Indonesia akan bersih dari kasus korupsi.?

Memang kalau melihat dari sejarah, korupsi sudah ditanamkan dari semenjak zaman kerajaan, terbukti dengan adanya upeti atau dengan nama lain yang sejenis kepada sang raja. tapi apakah hal itu yang membuat Indonesia subur akan koruptor.? atau memang ada hal lain.

Mungkin saya salah dalam menulis obrolan ini, tapi jujur, tiada niat lain dalam penulisan ini, hanya sekedar mengeluarkan unek-unek dalam hati. dan berharap agar Indonesia menjadi tanah gersang bagi Koruptor.

*) – hasnul_nst@yahoo.com/Padang Lawas

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. hepeng pardomuan-hepeng parsirangan
    sepanjang wartawan-lsm-penegak hukum masi mau duit dan psk…korupsi terus merajalela

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*