Anggar Security dan Aparat : PT. TPL Kembali Serobot Tanah Rakyat

Rombongan Security TPL masuk ke tanah rakyat Paran Dolok di Simandalu

Angkola Timur, Kerakusan Pt. Toba Pulp Lestari (TPL) merampas tanah rakyat kembali berulang di Kecamatan Angkola Timur. Sejumlah alat-berat TPL Sektor Tapsel/Padangsidimpuan (Psp) pada hari Jum`at 3 Agustus 2012 kepergok masyarakat sedang masuk menyerobot tanah hak milik warga Desa Pargarutan Dolok. Terjadi perdebatan antara pemilik tanah yang didampingi beberapa aktifis lsm dan pers dengan karyawan TPL yang dikawal sejumlah security dan aparat bersenjata. Sementara pimpinan managemen TPL Sektor Tapsel/Psp terlihat bersikap pengecut cuma berani nonton dari kejauhan.

Amin Siregar warga Paran Dolok yang memiliki beberapa bidang tanah warisan orangtuanya di Banggua dan Simandalu, sebelumnya sudah adukan kejahatan kontraktor TPL menyerobot dan melakukan penebangan liar di atas tanahnya ke lsm Aliansi Rakyat Merdeka (Alarm) pada 3 Juni 2012. Setelah disomasi, akhirnya kontraktor Simamora dari CV. TNN mundur teratur dari lokasi tanah Amin Siregar.

Managemen TPl yang penasaran setelah 2 bulan kemudian tepatnya tgl 3 Agustus 2012 kembali coba menyerobot, membuka jalan pakai 2 unit alatberat dan menebang liar di tanah milik Amin Siregar. Kejahatan kriminal TPL yang dikawal rombongan security TPL naik mobil double-cabin Ford Ranger BK.8598-CN tsb ketahuan lalu Amin Siregar didampingi aktifis Alarm dan pers datang untuk menyetop illegal logging TPL.

Namun perlawanan tukang chainsaw TPL beserta serombongan security terjadi, karena mendapat bantuan dari beberapa anggota brimob naik mobil sirine. Terjadi pertengkaran keras dan Amin Siregar menunjukkan surat-surat tanahnya beserta surat kuasa yang diberikannya ke lsm Alarm. Namun rombongan security TPL mengelak dan malah menyuruh Amin Siregar datang ke basecamp TPL di maragordong untuk melapor ke Humas Bekman Ritonga. “Saya tidak datang melapor sama si Bekman Ritonga, kok tanah saya dijarah malah saya pula disuruh melapor sama boss penjarah TPL?”, ketus heran Amin Siregar.

Baca Juga :  Kadinsos Padangsidimpuan Keluhkan Anggaran Gepeng Nihil

Beberapa aktifis Alarm, Randy Maradholly dan Ryzkha Maradhonna dan Fadly aktifis pers yang mendampingi pemilik tanah Amin Siregar lalu merekam dan mendokumentasikan penjarahan tsb. Ditaksir sudah ratusan batang kayu Pinus dan Karet rakyat ditebang dan dicuri. Serta kembali memasang penggantian papan merk hak milik Amin Siregar yang sebelumnya sudah beberapa kali dicuri pihak TPL.

Sewaktu Amin Siregar dan rombongan keluar lokasi berselisih jalan dengan mobil TPL pakai sirine berisi beberapa oknum anggota brimob. Dan di simpang Desa Janji Mauli memergoki beberapa staf TPL naik Mitsubizhi Strada yang memantau dari kejauhan, tidak berani mendatangi lokasi pertengkaran karyawannya dan rombongan security.

Konfimasi pers ke managemen TPL gagal total. Mulai dari Public Relation Chairuddin Pasaribu di Kantor pusat TPL di Gedung Uniland Medan, Direktur Juanda Panjaitan di pabrik Porsea, Kordinator Sektor Simon Sidabuka, site manager James Tampubolon dan humas Bekman Ritonga semuanya kompak membungkam. Tak satu pun staf TPL mau menjawab konfirmasi beruntun via long-sms dari pers. Bahkan Tagor Manik yang sudah ditantang di internet juga latah bungkem melempem.

Pemilik tanah Amin Siregar dan aktifis Alarm yang mendampinginya menegaskan kepada pers, “Sesudah beberapa kali menahan sabar, untuk kali ini kami akan adukan kasus kejahatan TPL merambah tanah hak milik dan mencuri kayu ke polisi”. Randy Maradholly dan Ryzkha Maradhonna dari Alarm melengkapi keterangan dengan penjelasan sejumlah kasus-kasus TPL seperti pembuatan peta RKT TPL di atas tanah hak milik rakyat di Simandalu dan Banggua, pengangkutan kayu ke pabrik di Porsea tanpa LHP (laporan hasil penebangan), penggelapan setoran DR & PSDH ditaksir milyaran rupiah, perambahan dan pencurian kayu masuk ke Lahan Pertapakan Kantor Pemkab Tapsel di Siturbis akan dilaporkan sampai ke Kapolri dan Menhut.

Baca Juga :  Bangunan Pemerintah Tak Kunjung Selesai Sejak 2009 Pemkab Palas Rugi Miliaran Rupiah

“Tingkah pribumi barisan antek Sukanto Tanoto pemilik TPL yang hobby `merampok` harta rakyat bangsa sendiri sudah keterlaluan. Seolah mereka tak mampu cari makan lagi di negara ini kecuali hanya `jual-diri` menghamba sama majikan mereka singkek Tan Kang Hoo dan kelingbangking Ramalinggam”, tuding beberapa aktifis Alarm.

( ARM Hutasuhut )

graphic4 Anggar Security dan Aparat : PT. TPL Kembali Serobot Tanah Rakyat
Pertengkaran aktifis Alarm dengan Security TPL didokumentasi pers
graphic5b Anggar Security dan Aparat : PT. TPL Kembali Serobot Tanah Rakyat
Pemilik tanah Amin Siregar didampingi aktifis Alarm perlihat surat-surat tanah miliknya
graphic6b Anggar Security dan Aparat : PT. TPL Kembali Serobot Tanah Rakyat
Tanah rakyat di Simandalu dijarah dan digunduli TPL
graphic7 Anggar Security dan Aparat : PT. TPL Kembali Serobot Tanah Rakyat
Sebagian kayu tebangan liar TPl di tanah rakyat
graphic8 Anggar Security dan Aparat : PT. TPL Kembali Serobot Tanah Rakyat
Kayu tebangan liar TPL di Simandalu
graphic9 Anggar Security dan Aparat : PT. TPL Kembali Serobot Tanah Rakyat
2 alat-berat TPL membuka jalan di tanah rakyat Simandalu

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

12 Komentar

  1. Pejabat jual desanya untuk perkaya diri,ga sadar tanah dan kekayaanmu dirampok orang,ga mampu kelola hasil bumi jangan jadi pejabat,sudah triliunan uang indonesia mengendap di negara asing ulah pengusaha di indonesia.waktunya harta kita yg kelola sendiri…..

  2. Pastikan galian C untuk jalan di hutan Tapsel yang dipergunakan TPL dibayar beanya sama dispenda Tapsel dan TPL biasanya bermain dengan Bapedalda setempat dan bupati setempat.

  3. Pastikan galian C untuk jalan di hutan Tapsel yang dipergunakan TPL dibayar beanya sama dispenda Tapsel dan TPL biasanya bermain dengan Bapedalda setempat dan bupati setempat.

  4. Sekuriti TPL adalah sipil dan satu grop dengan TPL. Pemilik sekuriti TPL disingktat SGI dan berlogo polri adalah karena mereka pernah dilatih 3 bulan ala polri, jadi mereka sekuriti TPL adalah sipil 100% hanya perasaan mereka adalah polisi. tak perlu takut sama . Sebagai gambaran pemilik SGI dulunya yang ikut pengamanan masa Indorayon ada purn di jakarta ikut berbisnis sekuriti perusahaan TPL dan RAPP Riau sampai sekarang dan pemilik SG Isekarang adalah sipil ditambah cina mata sipit . kalaupun mereka merekkreut purn tni untuk komandan sekuriti itu adalah SINGA OMPONG alias sudah menjadi masyarakat sipil. Jenderal sekalipun kalau uda pensiun itu cuma tinggal nama dan kembali menjadi masyarakat sipil. untuk itun jangan takut sama sekuriti TPL itu dan kalau mereka tidak mau diajak musyawarah baik-baik ya terserah masyarakat saja.Tapsel gudangnya petinggi-petinggi tnipolri di pusat jakarta yang siap mendukung Tapsel . jangan takut hadapi TPL

  5. Masyarakat Tapsel coba liat bahwa alat-alat berat di hutan itu adalah semuanya milik kontraktor dari taput sebagai basis sentralknya TPL Indorayon dan tidak ada satupun itu milik TPL kecuali alat2 tua 20 tahunan dan itu strategi TPL mengadudomba masyarakat lokal dan toke – toke alat berat untuk TPL karena dibayar mahal TPL asal mampu melindungi TPL dan membungkam masyarkata lokal yang coba2 meminta haKNYA dan keadilannnya yang dicuri TPL.Mari kita lihat MESUJI LAMPUNG Perusahaan babakbelur dibuat masyarakat yang marah karena semena2 terhadap masyarakat lokal. hal inipun akan terjadi bagi TPL INDORAYON walaupun bawa sekurity dan brimob akan menjadi bumerang bagi TPL sendiri dan masyarakat lokal akan lebih berani lagi karena KEKUATAN terbesar adalah KEBENARAN. Masyarakat Tapsel benar menuntut haknya dan miliknya , yang arogan adalah TPL sudah pendatang di Tapsel malah menjarah milik masyarakat lokal. mari kita STOP TPL di Tapsel, Taput, Dairi,Tobasa, Humbahas,Simalungun, Pakpak Bharat,Samosir sepakat MENSTOP TPL

  6. SAHAM TPL MENURUN DRASTIS karena pasar internasional dan pelaku saham TPL melihat kondisi yang tidak kondusif di sekitar pabrik dan hutan-hutan HTI TPL INDORAYON sekarang terkendala oleh Demonstrasi masyarakat lokal dan diberitakan media setempat yang notabene BENAR DAN FAKTA AUTENTIK .Sekarang kayu TPL untuk kebutuhan pabrik di porsea terpaksa didatangkan dari kalimantan dan riau dengan biaya yang hampir 1000 persen biayanya naik dibandingkan kayu-kayu dari sumut dan dari Tapsel yang tidak dibayar beanya ama TPL hanya modal anggar jago TPL memperalat dishut tapsel dan dishut sumut. untuk itu mari kita monitoring terus kegiatan TPL di hutan TAPSEL ini dan lokasi lainnnya supaya TPL tidak semenamena kepada masyarakat lokal, menghormati masyarakat lokal,minta maaf kepada masyarakat lokal dan terakhir TPL MENGGANTI RUGI KERUSAKAN DAN KERUGIAN MASYARAKAT AKIBAT KESALAHAN TPL DALAM PENGELOLAAN HUTAN RI. Terima kasih horas Tapsel

  7. pasada gogo…..bante aja tpl….galang kekuatan massa…..TAPSEL…..punya kekuatan yang tidak bisa dibeli TPL…..

  8. Pagi ini ada staf bocorkan email informasi bahwa pemilik TPL Sukamto Tanoto memanggil semua Direktur ke Uniland medan termasuk tagor manik lantai 7terkait berita tak sedap dari Tapsel bahwa TPL gagal mendapat kayu dari Tapsel walau sudah mengelurkan banyak uang dan kontak aparat. hidup rakyat tapsel kekuatan RAKYAT diatas segalagalanya di dunia ini.

  9. kALAU MANAGEMENT tpl yang ada di strada itu tidak berani keluar mobil stradanya, hanya securiti yang dibuat bampernya. didalam mobil itu ada humasnya betmen ritonga takut dimassakan.

  10. Pemilik mobil2 strada triton, ford 4×4 cs TPL adalahdi RentaldariRENTAL . TREK dari Medan Siantar.Jangan takut hadapi TPL sikat kalau mereka memulai untuk bentrok.TUTUP TPL

  11. Karyawan TPL dan sekuriti TPL jaga nyawamu di lapangan jangan karena bela2 habis TPL kamu nanti bentrok dengan masyarakat yang menuntut hak dan masyarakat itu benat karena TPL lah yang mencaplok tanah rakyat Tapsel. Gaji TPL dan sekuriti TPL paspasannya maka berpikirlah kawan sampai bertarung nyawa belain TPL . bela hak rakyat maka kamu selamat sampai akhirat

  12. Masyarakat TAPSEL bersatupadulah melawan TPL . Galang tandatangan bersama untuk TUTUP TPL libatkan lsm.ormas,tokoh agama,praktisi hukum dan kehutanan mari b ersamasama lihat SUDAH HANCUR LULUHLANTAKnya HUTAN kita ini juga hutan TAPSEL ini oleh ulah penjajah abad 21 bernama TPL . Kalau mereka membawa sekurity itu adalah sipil kasi pelajaran saja di lapangan dan biasanya mereka berani kalau ditemani Bapak Brimob. kalau itu terjadi laporkan aja ke KORPS terdekat. semuanya itu adalah suruhan dari direktur Humas Tagor Manik dan juanda panjaitan. TUTUP TPL

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*