Anggaran Rutin UPTRJJ Wil IV Dipertanyakan

Padangsidimpuan, (Analisa). Sekira Rp9 miliar dana anggaran rutin Tahun Anggaran (TA) 2012 di lingkungan kerja Unit Pengelola Teknis Rehabilitasi Jalan Jembatan (UPTRJJ) untuk wilayah IV bagian Tapanuli Bagian Selatan (Tabagsel) dipertanyakan penggunaannya.

Pantauan Analisa, Rabu (21/11), sejumlah titik di ruas jalan kawasan Kecamatan Marancar, Sipirok-Simangambat, Kabupaten Tapsel masih banyak yang berlobang.

Parit juga banyak yang tumpat sedangkan disisi kiri-kanan bahu jalan, rumput serta ilalang tumbuh subur sehingga mengganggu pemandangan setiap pengendara.

Kondisi serupa juga terlihat diruas jalan By Pass-Hutaimbaru dan Pal XI-Kota Padangsidimpuan, padahal anggaran rutin Rp 9 miliyar yang bersumber dana Provinsi Sumut itu diperuntukkan buat pembabatan, cuci parit, tutup lobang dan bronjong.

Sasaran lokasinya, untuk wilayah Kabupaten Tapanuli Selatan, seperti ruas jalan Kecamatan Marancar, Sipirok-Simangambat (Kecamatan Sipirok), Pal XI (Tapsel)-Padangsidimpuan, By Pas Padangsidimpuan-Hutaimbaru (Kota Padangsidimpuan)

Pimpro UPTRJJ, Iddar saat dikonfirmasi wartawan via telepon seluler mengaku, jika pihaknya sudah bekerja sesuai mekanisme dan aturan yang berlaku. “Benar dana rutin itu sudah kita laksanakan di lapangan sesuai peruntukannya,” ujarnya.

Sementara untuk masalah tutup lobang I mengatakan, belum terlaksana dikarenakan ketiadaan aspal.

“Awal Desember atau akhir TA 2012, tutup lobang akan kita kerjakan, setelah mendapatkan aspal,” terangnya.

Sedangkan bendahara rutin UPTRJJ TA 2012 Irma saat dikonfirmasi apakah dana anggaran rutin senilai Rp 9 milyar sudah habis terpakai atau tidak, ia hanya enggan menjawab dan meminta agar pertanyaan itu ditanyakan langsung ke Pimpro. “Tolong tanyakan saja sama Pimpronya, sebab dia lebih mengetahui soal anggaran rutin itu,” katanya. (ben/hih)

Baca Juga :  Gratiskan Pengurusan Akta Kelahiran - Tapsel Terima Penghargaan dari Menteri PPPA

 

sumber : www.analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*