Anggota DPRD kecewa ikut reses

www.waspada.co.id

angry marah kecewa Anggota DPRD kecewa ikut resesSIBUHUAN – Anggota DPRD Padang Lawas (Palas) Daerah Pemilihan (Dapem) II mengaku kecewa karena gagal melaksanakan reses untuk periode pertama tahun 2010. Pasalnya Sekretaris Dewan (Sekwan), Aritonga Siregar, melakukan pemotongan biaya reses yang telah dianggarkan melalui APBD 2010.

Anggota DPRD Dapem II, kecamatan Sosopan, Ulu Barumun dan Lubuk Barumun yakni, Amirhud Nasution, Sukri Anda Hasibuan, Guntur Hasibuan, M Soleh Daulay dan Hotman Parhimpunan Nasution mengungkapkan hal itu, tadi malam.

Dikatakan, biaya reses yang terakumulasi Rp50 juta lebih diperuntukkan meninjau konsituen ke daerah untuk menjaring aspirasi masyarakat yang telah memilih mereka tersebut diterima secara utuh yakni Rp10 juta lebih tiap dewan asal Dapem II.

Namun sekretaris dewan melakukan pemotongan sebesar Rp15 juta atau Rp3 juta tiap anggota dewan dengan alasan pengembalian dana kelebihan biaya reses tahun lalu.

Padahal, tegas Sukri Anda, biaya reses 2009 telah dipertanggungjawabkan dan diperiksa Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

“Itu cuma alasan yang dibuat-buat Sekwan untuk menggerogoti dana yang diperuntukkan untuk biaya reses,” ungkapnya.

Hal yang sama diungkankan anggota DPRD asal Dapem III, Baharuddin Daulay. Sekwan memotong  biaya reses untuk kecamatan Huristak dan Barumun Tengah  sebesar Rp10,5 Juta atau Rp1,5 Juta per anggota dewan asal dapem tersebut.

Sekretaris DPRD Padang Lawas, Aritonga Siregar, tidak bisa ditemui karena pintu ruang kerjanya di gedung dewan dipalang dengan kayu balok 5 x 7 cm.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Muara Batangtoru Tertinggi Belum Rekam e-KTP

3 Komentar

  1. ternyata anggota dewan yang terhormat..tidak bisa berbuat apa-apa kalau teman sejawatnya yang menyelewengakan dana tersebut cuma bisa ngomel-ngomel doang..padahal penyelewengan dana itu (kalau benar) kan di depan mata mereka sendiri….maklum mungkin teman sejawat anda ngak dapat bagian….

  2. welehhhhh…. anggo masalah “hepeng” ribut maaaa……mata pe rata bolnang. padahal karejo pe mungkin ro, juguk, sip dohot hepeng ! dasar sigumarapus nadi koran Waspada i.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*