Oknum Anggota DPRD Madina Cabul, Ya… Dipolisikan

Oknum anggota DPRD Madina berinisial BEH dari Partai PKPI dilaporkan ke polisi, karena diduga terlibat kasus asusila (cabul) dengan korban NA, penduduk Desa Hutapuli, Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina).

BEH yang hendak dikonfirmasi via seluler belum berhasil ditemui. Sementara korban NA, mengaku dicabuli  tersangka BEH sekitar bulan Agustus 2010.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Madina, AKP Sarluman Siregar, membenarkan korban NA ada mengadukan oknum anggota dewan berinisial BEH ke Polres Madina pada 13 Oktober 2010. “Hanya saja, bukan korban perkosaan, melainkan cabul,” kata Sarluman, pagi ini.

Diukatakan, saat ini masalah tersebut sedang tahap penyelidikan berupa pemeriksaan saksi dan menunggu hasil visum. “Bukan pemerkosaan, itu perbuatan cabul,” ucap Sarluman, seraya mengatakan pemanggilan tersangka BEH menunggu izin Gubsu.

Sekitar Agustus 2010, masalah ini sudah mencuat ke permukaan, karena korban NH sering konsultasi dengan beberapa rekan wartawan via SMS terkait masalahnya dengan salah seorang anggota dewan. Saat itu, NH diketahui statusnya sebagai wartawati salah satu koran lokal di Madina, cuma tidak jelas identitasnya. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*