Anggota DPRD Madina Digarap KPK

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan dua anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara, Selasa (28/5). Keduanya, Ali Mutiara Rangkuti dan Muhammad Zein yang diperiksa sebagai saksi kasus dugaan suap terkait proyek alokasi dana bantuan atau proyek Bantuan Dana Bawahan dari provinsi ke Kabupaten Madina.

Dua wakil rakyat ini akan bersaksi untuk tersangka Bupati Madina, Hidayat Batubara.

Juru Bicara KPK, Johan Budi Sapto Prabowo membenarkan jadwal pemeriksaan ini. “Yang bersangkutan akan diperiksa dalam kapasitas sebagai saksi untuk tersangka HB,” kata Johan, Selasa (28/5).

Tak hanya wakil rakyat, lembaga pemberangus korupsi ini juga akan menggarap saksi-saksi lainnya. Antara lain, Direktur di RSUD Panyabungan, Dr Bidasari Siregar dan Staf Khusus Pembangunan infrastruktur Kabupaten Madina, Raja Sahlan Nasution.

Kasus yang terbongkar melalui operasi tangkap tangan ini, menyeret Bupati Madina, menjadi tersangka. Selain itu, Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Madina, Khairil Anwar, seorang kontraktor, Surung Panjaitan juga terseret menjadi tersangka. (boy/jpnn)

JPNN.com
CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*