Anggota DPRD Padangsidimpuan Minta Gedung Baru

Sejumlah anggota DPRD Kota Padangsidimpuan (Psp) meminta untuk segera merelokasi gedung DPRD. Mereka menganggap gedung DPRD saat ini di Jalan Sutan Soripada Mulia, Sadabuan, Psp, sudah tidak layak menjadi kantor 25 orang wakil rakyat. Apalagi menurut sepengetahuan anggota dewan, di Depdagri, Kota Psp tidak terdaftar memiliki kantor DPRD, karena yang ditempati sekarang terdaftar sebagai kantor kecamatan.

Gedung DPRD Psp di Jalan Sutan Soripada Mulia yang diminta anggota dewan untuk dibangun gedung baru.

Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) Psp, Khoiruddin Nasution kepada METRO, Minggu (10/10), mengatakan, alasan mereka untuk meminta pembangunan gedung baru yakni karena kondisi ruangan seperti ruangan fraksi dan komisi sudah tidak layak lagi. Ruangan tersebut sangat sederhana dan terkesan sempit. Sehingga jika anggota DPRD melakukan rapat kerja dengan mitra kerja, ruangannya tidak mencukupi.

“Jika ada rapat komisi dengan rekan kerja, ruangan tidak muat dan terpaksa harus bersempit-sempitan ketika rapat. Akibatnya rapat pun tak berjalan dengan baik,” ujarnya.

Selain itu, konstruksi bangunan gedung DPRD juga sebenarnya tidak layak untuk dijadikan kantor 25 anggota DPRD. Maka untuk itu, dirinya meminta agar pemerintah segera membuat skala prioritas untuk pembangunan atau relokasi gedung anggota DPRD.

Diutarakannya, FPD dalam pandangan umumnya pada sidang paripurna Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) 2010 beberapa waktu lalu, sudah meminta Pemko Psp untuk membuat rancangan pembangunan gedung DPRD yang baru.

Disebutkan Khoiruddin, contoh lainnya ketidaklayakan gedung tersebut, yaitu area parkir gedung sangat sempit, sehingga jika ada kegiatan dengan pihak eksekutif maka tempat parkir mobil menjadi tidak rapi atau semrawut, karena mobil sembarangan parkir.

Baca Juga :  APBD Paluta Rp338 M

“Tak jarang terlihat, sempitnya parkir gedung DPRD memaksa sebagian kendaraan harus parkir di luar gedung. Akibatnya, arus lalu-lintas menjadi macet, sebab kawasan gedung DPRD merupakan daerah padat lalu-lintas,” ungkapnya.

Sementara itu anggota DPRD Psp lainnya dari Fraksi Karya Bersatu, Sopian Harahap mengungkapkan, secara resmi Pemko Psp belum mempunyai gedung DPRD, karena kantor yang saat ini ditempati 25 anggota DPRD merupakan bekas kantor Camat Psp Utara. “Jadi di Depdagri, kantor ini terdaftar sebagai kantor camat, bukan gedung DPRD. Artinya Kota Psp belum memiliki kantor DPRD,” jelasnya.

Selayaknya, menurut Sopian, setelah beberapa tahun terbentuk dari kabupaten induk Tapanuli Selatan, Pemko Psp sudah bisa memberikan gedung yang baru untuk anggota DPRD. Sebab, dirinya menilai selama ini pemerintah tidak pernah berniat untuk mengagendakan untuk mengganti gedung DPRD.

“Kami pantas mempertanyakannya, sudah sekitar 9 tahun lamanya Pemko Psp terbentuk dari Tapsel, tapi belum mampu untuk membuat gedung yang baru. Sebaliknya, daerah yang baru dimekarkan sudah mampu membangun gedung yang baru untuk anggota DPRD,” ungkapnya.

Anggota DPRD lainnya, Anggara Muda Lubis menambahkan, sudah seharusnya Pemko Psp membuat rencana untuk pembangunan gedung DPRD Psp yang baru. Karena, menurutnya, jika pemerintah sudah memilikinya, maka dalam pengajuan anggarannya ke pemerintah pusat akan jauh lebih mudah.

Dirinya juga tidak menyangkal bahwa keberadaan bangunan saat ini sudah tidak layak lagi. Untuk itu dirinya sangat berharap pemerintah secepatnya membuat rencana sehingga anggota DPRD dan eksekutif dapat bekerja sama untuk menggiring anggaran pembangunannya.

Pembangunan Terkendala Dana

Ketua DPRD Psp, Aswar Syamsi menuturkan, wacana pembangunan gedung DPRD Psp yang baru memang sudah ada, namun karena belum ada dana untuk membangunnya maka belum bisa dipastikan bagaimana rencana selanjutnya.

Baca Juga :  Batalkan Pengadaan Mobil Dinas Tapsel!

“Wacananya memang sudah ada, tapi karena dananya tidak ada, kita belum tahu bagaimana rencana pastinya ke depan,” ucapnya.

Wali Kota Psp, Zulkarnaen Nasution beberapa waktu lalu kepada wartawan mengungkapkan, pembangunan gedung baru DPRD sedang dalam tahap perencanaan.

Menurutnya, bukan hanya gedung DPRD yang akan direlokasi, namun kantor Wali Kota Psp juga akan direlokasi secara bersamaan. Hanya saja, menurutnya, Pemko Psp belum mendapatkan dana untuk segera membangunnya.

“Wacana itu pasti sudah ada, tapi kami terkendala dengan anggaran pembangunan. Saat ini kami sedang melakukan pendekatan kepada pemerintah pusat agar mereka bersedia membantu memberikan anggaran pembangunan,” jelasnya.

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Anggota_DPRD_Psp_Minta_Gedung_Baru

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

6 Komentar

  1. Setuju dengan Alak DiSon —

    1. Kenapa DPRD Tapsel Ngantor Di Sidimpuan — Minggaaat!!! — Biar Kantornya di Pakai DPRD Sidimpuan
    2. Kenapa Bupati Tapsel Ngantor Di Sidimpuan — Minggaaat!!! — Biar Walikota Ngantor Disitu…!
    3. Kenapa Polres Tapsel Ngantor di Sidimpuan — Minggaaat!!! — Biar Polres Kota Padangsidimpuan Ngantor Disitu…..!!!
    4. Kenapa Dinas-Dinas Kab. Tapsel Ngantor Di Sidimpuan — Minggaaat!!! — Biar Dinas-Dinas Kota Sidimpuan NGantor Disitu….
    5. Kenapa… ? Kenapa… ? Tapsel Yang Bermasalahan Alak Sidimpuan Yang Kena Getahnya… ah memang TAK PERNAH SELESAI

  2. he.eheheehhehehehehehehaa….. pemilik saham (alias rakyat) akan berpikir dengan usulan ini:

    “anggota DPRD 25 orang, apa tidak cukup dengan ruangan itu?, lagian kan Anggota DPRD Tapsel harusnya kan pindah ke Sipirok, kenapa belum pindah??? kenapa tidak bangunan DPRD/Pemda Tapsel di Sipirok saja, agar mereka muat tuh diruangan yang sekarang. Apakah dengan kondisi sekarang Anggota DPRD tidak maksimal kerjanya dengan ruangan sekarang???? apa gara-gara gedung lantas jadi malas-malasan??? apa kalau tidak disetujui pembangunan ini, lantas jadi alasan tidak maksimal????

    Jawabnya… kalau dipikir2 jawabannya sih kurang pas alasan usulan ini. Dan kalau hanya untuk 25 orang anggota DPRDD, sebaiknya tidak perlu relokasi??? Kalau dibangun baru ditempat lama sih masih masuk akal, kalau dibangun bikin 25 lantai saja untuk antisipasi 25 tahun yang akan datang, dan juga untuk 1 lantai satu orang…..

    Atau jangan-jangan ada apa dibalik usul relokasi ini?????? mmm btw… di tempat sekarang NJOP kantor sekarang berapa ya???? ah… pusing mikirinnya… tapi boleh juga ngintip2 dibalik usul rencana ini semua??????

    Pusing aku pak Wakil rakyat…….. mikirin apa yah jawabannya, mending jawab langsung aja jawaban usulan bapak untuk meminta bangunan baru atau relokasi bangunan dengan jawaban “TIDAK PERLU PAK.. MENDING BAPAK KALAU ADA ISTILAH MITRA KERJA… BISA TUH DIAJAK DI KANTORNYA MITRANYA???? KAN BERESSSSSS”.

  3. memang na rittik do Anggota DPRD Padangsidimpuan on…..
    ima kayo2 ni amu…
    mikir la sikitt..!!!
    masii banyak rakyat kecil yg lebih butuh dana untuk kesejahteraan & kesetaraan…..

  4. HA HA PAK Wako…. tuh masih banyak dana DAK utk sarana dan prasarana perkantoran,,,, bgmn mampu gak lobynya… kan pemda hanya butuh dana pendamping 10%,,, apa gak ada?

  5. on ma… DPRD Sidimpuan Banyak Bacot… Kerja Mandul…., Pikiran hanya Uang Masuk…., Suruh itu DPRD TAPSEL yang di depan KANTOR Walikota PINDAH KE SIPIROK dan KALIAN DPRD Kota SIDIMPUAN ambil alih itu GEDUNG… SELSAI, apa nggak malu…,

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*