APBD Palas 2011 Perlu Dievaluasi

SIBUHUAN – Menyusul minimnya Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Padang Lawas (Palas), Sumatera Utara  tahun anggaran (TA) 2011 sebesar 30 persen perlu dievaluasi.

Ketua Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Palas, Idham Hasibuan, mengatakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Palas dibawah pimpinan bupati agar segera melakukan evaluasi terkait minimnya APBD 2011.

Karena, sebagaimana keterangan Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Palas, realisasi serapan APBD 2011 baru sekitar 30 persen.

Sekalipun kata Plt Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (PPKAD) Kabupaten Palas Risman Kholid Harahap, dengan pembenahan dan perbaikan sistem pengelolaan keuangan daerah yang dilakukan, serta pemberdayaan seluruh staf untuk mendorong efisiensi dan efektifitas kerja dalam meningkatkan pelayanan.

“Jika tidak ada ketegasan dari bupati terhadap seluruh satuan kerja perangkat daerah atau SKPD terkait pengelolaan anggaran, dengan menjalankan kegiatan dan program sesuai jadwal tahapan yang direncanakan, sehingga tidak terkesan pengelolaan anggaran dan pelaksanaan kegiatan seperti dipaksakan,” katanya tadi malam.

Sehingga, menurutnya, bila seluruh SKPD dalam melaksanakan kegiatan dan program secara serentak dan dipaksakan pelaksanaannya diakhir tahun anggaran, tentu kualitas kegiatan diragukan, bahkan bukan tidak mungkin hasilnya amburadul.

Dia mengingatkan pengalaman tahun lalu, di mana diakhir tahun perhitungan anggaran mengalami Sisa Lebih Perhitungan Anggaran (SILPA), padahal dibanding dengan kabupaten dan kota lain di Sumatera Utara, APBD Palas tergolong rendah, itupun tidak bisa dimanfaatkan secara maksimal.

Baca Juga :  Mahasiswa Tuntut Kadisdik Tapsel Dicopot - Kantor Bupati & Disdik Tapsel Dilempar Telur Busuk

waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*