APBD Tapsel 2016 Direncanakan Rp1,3 Triliun

Tapsel, APBD Tapanuli Selatan (Tapsel) tahun anggaran 2016 direncanakan sebesar Rp1,3 triliun lebih.

“Angka sebesar itu bertujuan meningkatkan laju pembangunan berbagai sektor yang tentu akan berdampak pada kesejahteraan masyarakat Tapsel,” ujar Calon Bupati Tapsel H Syahrul M Pasaribu SH periode 2016-2021 dalam pelantikan relawan Sarasi 2 di Bagas Godang Muaratais Kecamatan Batang Angkola Kabupaten Tapsel, Jumat (2/10).

Diungkapkannya, Juli 2015 atau menjelang akhir periodenya sebagai Bupati Tapsel 2010-2015, eksekutif dan legislatif telah menyetujui Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran (KUA-PPA) T.A 2016 sekitar Rp1,3 T dan mungkin bertambah lagi jadi Rp1,4 Triliun.

“Maka jangan risau akan nasib Kecamatan Angkola Muaratais yang baru-baru disetujui DPRD Tapsel sebagai daerah pemekaran dari Kecamatan Batang Angkola,” tegasnya menjawab kerisauan tokoh adat Muaratais Patuan Kuala Dalimunthe terhadap apa yang mereka perjuangkan bersama masyarakat akan berakhir sia-sia.

Syahrul kembali menegaskan, tidak ada yang perlu dirisaukan di Kecamatan Angkola Muaratais karena secara yuridis (hukum) pembentukannya telah disetujui oleh DPRD Tapsel. “Saat ini tinggal menunggu pengesahannya saja dari pemerintah pusat,” katanya.

Ditambahkan, dalam APBD 2016 itu nantinya, secara detail belum disebut anggaran untuk Angkola Muaratais karena masih tergabung dengan Batang Angkola.

“Sudah disiapkan anggarannya, dan tak perlu dirisaukan lagi. Bersama kita hadir kawan-kawan pimpinan di DPRD Tapsel, mereka akan kawal dan jaga itu. Karena terkait marwah dan harga diri dewan selaku lembaga yang telah menyetujui Angkola Muaratais,” jelasnya.

Baca Juga :  Makam Kuburan Etnis Tionghoa SadabuanPanyanggar Dipasang Plang Merek Hak Milik Oleh Masyarakat dan Keturunan Oppu Napotar

Dirincikannya, sesuai KUA-PPA yang ditandatanganinya bersama pimpinan DPRD Tapsel pada akhir Juli kemarin, terdiri dari Pendapatan sekitar Rp1,3 triliun. Belanja langsung sekitar Rp600 miliar dan Belanja tidak langsung sekitar Rp700 miliar.

Diharapkannya, TAPD (eksekutif) dan Badan Anggaran DPRD dalam menyusun Rancangan APBD 2016 nanti, konsisten dan konsekuen terhadap KUA-PPA yang telah disepakati bersama akhir Juli tersebut. Karena KUA-PPA itulah yang menjadi panduan progran tahun anggaran 2016 mendatang.

“Jika nanti APBN 2016 disahkan, berkat upaya-upaya yang kita lakukan ke pemerintah pusat selama ini, kemungkinan besar APBD Tapsel 2016 bertambah jadi Rp1,4 T. Di dalamnya sudah termasuk alokasi anggaran untuk Kecamatan Angkola Muaratais,” tuturnya.

Hadir dalam acara itu, Cawabup Aswin Efendi Siregar, Wakil Ketua DPRD Tapsel, Husin Sogot Simatupang, Rocky AP Gultom (anggota DPRD dari Parta Gerindra), Ali Adanan Nasution (Golkar), Hasintongan Sitorus (PDIP), Oloan Rambe (PPP) dan ratusan masyarakat setempat. (hih)


(Analisa).

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. yang sejahtera ya si Syahrul dan kroni-kroninya saja…. dan para Bupati Bupati “Kalimantan” ….. keluarganya Syahrul.

  2. Kesejahteraan rakyat di Tapsel meningkat dampak APBD 2016 1,3 T? Hellou Bung Syahrul, gimana pakai matematika sederhana menghitung peningkatan kesejahteraan? Selama Bung 5 tahun 2010-2015 pimpin Kab. Tapsel berapa lipat peningkatan kesejahteraan rakyat dari sebelum 2010? Sebaliknya selama Bung 5 tahun pimpin Tapsel, udah berapa kali lipat kesejahteraan anda meningkat? Sudah seimbangkah sudah adilkah pemerataan kesejahteraan antara Bung dibanding rakyat? mayoritas mutlak pemilih di Tapsel memang awam lugu tapi bukan berarti etis utk seenaknya dicekoki kampanye manipulatif membuai membodohi. Bisa saja ada rakyat yg 2 X lipat meningkat kesejahteraan mereka, tapi klu kuvonis secara jujur kesejahteraan Bung puluhan bahkan ratusan X lipat meningkat selama 5 tahun jadi Bupati Tapsel, berani nggak Bung bantah dalam debat publik terbuka? Makin tua umur dunia memang kejujuran hal yg makin mahal dan langka.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*