APBD Tapsel TA 2011 Direncanakan Rp 574 M Lebih

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) pada 2011 direncanakan sebesar Rp. 574.460.354.000.

Hal itu terungkap dalam penjelasan Bupati Tapsel H. Syahrul M Pasaribu pada sidang paripurna beragendakan penyampaian Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Dan Belanja Daerah (RAPBD) beserta penjabarannya di Gedung DPRD setempat, Senin (20/12).

Dikatakan, rencana anggaran tersebut bersumber dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp. 37.353.749.087, Dana Perimbangan Direncanakan sebesar Rp. 440.277.691.000. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah Direncanakan Sebesar Rp. 96.628.913.913.

“Sumber rencana APBD 2011 sebesar Rp 574.460.354.000 itu akan diplot dari ketiga sumber dana tersebut, “ungkapnya.

Dijelaskan, dalam mengalokasikan APBD TA 2011 telah mengakomodir kesimpulan laporan badan anggaran (Banggar) saat penandatanganan nota kesepakatan tentang kebijakan umum APBD serta prioritas dan plafon APBD menjadi sebesar Rp. 550.406.635.000 yang terdiri dari Belanja tidak langsung sebesar Rp 357.128.137.194 yang dibagi kedalam kelompok belanja yaitu belanja pegawai sebesar Rp. 309.504.084.194.

Belanja subsidi sebesar Rp. 964.080.000, belanja hibah sebesar Rp[. 19.698.373.000, belanja bantuan sosial sebesar Rp. 7.802.800.000 dan bantuan keuangan kepada kabupaten dan pemerintah desa Rp. 18. 658.800.000.

Sedangkan belanja langsung sebesar Rp 193.278.497.306 yang dibagi ke dalam kelompok belanja yaitu belanja pegawai sebesar Rp.13.118.957.966, belanja barang dan jasa sebesar Rp. 53.017.478.040 dan belanja modal Rp.127.142.061.800.

Adapun kondisi pembiayaan dalam RAPBD TA 2011 kata Bupati adalah pembiayaan daerah (Rp.24.053.719.000) yang terdiri dari (1) penerimaan pembiayaan (Rp. 8.953.719.000) terdiri dari Sisa Kurang Perhitungan Tahun Anggaran Sebelumnya (SIKPA) (Rp.38.053.719.000), penerimaan pinjaman daerah dan obligasi daerah Rp. 30.000.000.000, (2) pengeluaran pembiayaan daerah Rp.16.000.000.000.

Baca Juga :  Dramatis, Newcastle Patahkan Rekor Tak Terkalahkan Chelsea

Terima

Setelah mendengarkan penjelasan bupati tentang nota keuangan RAPBD seluruh 5 Fraksi yang ada di DPRD Tapsel secara bulat menerima untuk dibahas pada sidang-sidang berikutnya dan direncanakan akan disahkan pada tanggal 31 Desember 2010.

Fraksi Golkar lewat juru bicaranya Adil Situmorang mengatakan, menerima dan menyetujui draf nota keuangan dan buku APBD yang diajukan eksekutif untuk dibahas pada sidang berikutnya.

Hanya saja partai berlambangkan pohon beringion ini mempertanyakan kepada bupati perihal adanya perbedaan angka RAPBD yang disepakati dalam KUAS dan PPAS dengan yang disampaikan dalam pengantar nota keuangan RAPBD.

Fraksi Demokrat disampaikan Iketan Hasibuan yang menyoroti ketimpangan belanja pegawai dibandingkan belanja publik. Dimana belanja pegawai sebut Iketan mencapai 57 persen dari total RAPBD.

“Kami menilai adanya ketimpangan yang tajam antara belanja pegawai dengan belanja publik, dimana letak rasa keadilan pemerintah kabupaten Tapsel,” uajr Iketan.

Fraksi PPP disampaikan Khoiruddin Siagian, LC yang mendesak bupati supaya segera menyelesaikan pembebasan lahan pertapakan kantor bupati sehingga dalam waktu dekat bisa segera bisa dibangun.

Sementara Fraksi Nasional melalui juru bicaranya Ikbal Siregar meminta bupati segera membangun pos polisi di kecamatan yang baru dimekarkan demi menjaga kamtibmas tetap kondusif.

Fraksi Pembangunan Daerah disampaikan Harmeni Batubara mengusulkan supaya dalam penentuan formasi dan kwantitas CPNSD di Pemkab Tapsel pada tahun mendatang melibatkan anggota dewan demi tercapainya transparansi dan kemurnian penerimaan CPNSD.

Baca Juga :  Suarez Cetak Gol, Liverpool Jaga Rekor Sempurna

Hadir pada kesempatan itu, Wakil Bupati Tapsel Ir.H.Aldinz Rapolo Siregar, unsur Muspida dan Muspida Plus dan seluruh unsur pimpinan dan anggota DPRD Tapsel. (hih/sah) (analisadaily.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*