APKM Tabagsel Nilai Putusan MK Dalam Pilkada Madina Tak objektif

Aliansi Pusat Kajian Mahasiswa Tapanuli Bagian Selatan (APKM-Tabagsel) berencana menggelar aksi damai lewat unjukrasa.

Hal itu dilakukan terkait proses pelanggaran yang terjadi dan terbukti pada proses Pilkada Madina.

Demikan penjelasan ketua APKM Tabagsel di Padangsidimpuan Muhammad Syarif Lubis, pagi ini.

Mereka menilai, keputusan MK dalam Pilkada Madina tidak objektif. Seharusnya pasangan calon yang terbukti bersalah di persidangan harus didiskwalifikasi. “Masak yang sudah salah tetap ikut juga, didiskwalifikasilah” ucap Syarif.

Mereka menilai, Pilkada Madina yang menuai persoalan jangan sampai menciderai nilai-nilai proses berdemokrasi di Madina. Karena, masyarakat Madina adalah masyarakat yang berbudaya dan penuh demokrasi.

Kemudian, persoalan money politik yang terjadi, harus mampu disikapi secara bijaksana oleh semua pihak. DPRD Madina sebagai perwakilan rakyat di legislatif harus berbuat banyak, dan jangan hanya berbuat dengan kesan untuk menjaga image saja.

Sumber: http://www.waspada.co.id/index.php?option=com_content&view=article&id=138716:apkm-tabagsel-nilai-mk-tak-objektif&catid=15:sumut&Itemid=28

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. Putusan MK memerintahkan pilkada ulang di Madina, dan tidak menyebutkan kandidat yg melanggar utk ikut atau tdk ikut pilkada ulang, jadi spanduk no.6 yg mengutip Putusan MK No. …. dgn menambahkan ” no.6 tetap ikut ” adalah perbuatan DUSTA dan PEMBOHONGAN UMUM, apakah ini pantas kita dukung ?

  2. Hati2 klo DEMO putusan MK tdk mengurangi hak calon tersebut utk ikut PILBUP…n karena kasusnya tdk PIDANA.. yang lebih urgen seharusnya Partai yang memberikan sanksi artinya PARTAI tdk mencalonkannya lagi??

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*