Apple Rebut Mahkota Nokia.

TEMPO Interaktif, Jakarta – Apple Inc. kini menjadi produsen ponsel pintar terbanyak di dunia dan mengalahkan Nokia.

Dalam tinjauan kinerja keuangan Nokia pada kuartal kedua tahun ini diketahui pendapatan perusahaan turun 7 persen menjadi 9,3 miliar Euro. Angka 7 persen itu setara dengan 368 juta Euro. Padahal, di periode yang sama tahun lalu, perusahaan yang bermarkas di Finlandia itu memperoleh keuntungan 227 juta Euro.

Posisi Nokia yang mulai goyah ini sebenarnya sudah terbaca oleh Chief Executive Officer (CEO) Stephen Elop pada Februari lalu. Ketika itu, dia mengirimkan memo kepada para stafnya yang berisi curhat tentang posisi Nokia yang kian tertinggal di pasar ponsel pintar.

“Kita bahkan belum memiliki ponsel yang setara dengan iPhone yang dijual pada tahun 2007,” tulis Elop dalam memo seperti dikutip Dailymail, Senin, 25 Juli 2011.

Kemudian, kata Elop, datanglah Google Android yang baru berusia dua tahun dan kini sudah menduduki posisi kedua dalam pasar smartphone. “Ini luar biasa,” tulisnya. Sepanjang tahun 2010, pangsa pasar Nokia pun turun dari 38 persen menjadi 28 persen.

Dalam memo yang “jujur” itu, Elop mengakui Nokia telah tertinggal dari tren pasar ponsel dan telah kehilangan waktu untuk mengejar keberhasilan iPhone dan Android. “Tapi, sekarang kami menemukan jati diri kami,” ujarnya. Di memo itu pula Elop mengkritik sistem operasi Symbian yang diadopsi Nokia selama ini semakin terbelakang.

Baca Juga :  Anggota DPRD Mandailing Natal Bawa Nurhabibah ke Rumah Sakit

Dia mengatakan pengiriman smartphone Nokia turun 34 persen menjadi 16,7 juta unit saja di tahun ini. Sementara pada periode yang sama, Apple sudah menjual lebih dari 20 juta unit iPhone.

Baru-baru ini Nokia melakukan PHK kepada 700 karyawannya di Inggris. Langkah ini diambil demi penghematan perusahaan yang ditargetkan mencapai 1 miliar euro pada tahun 2013.

Di pasar ponsel, Nokia memang telah bercokol di peringkat pertama sejak akhir 1990-an. Ketika itu Nokia memenangkan persaingan dengan Motorola.

Namun, lama-kelamaan Nokia malah dikenal sebagai jawara di pasar ponsel sederhana (low-end), sedangkan Apple yang semula memiliki bisnis inti di komputer mulai memperkenalkan ponsel pintar iPhone tiga tahun lalu.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*