ARM Desak Kejari Padangsidimpuan Limpahkan Kasus PS Sidimpuan!

5537438156 39062c6ef9 ARM Desak Kejari Padangsidimpuan Limpahkan Kasus PS Sidimpuan! Sekitar 30-an massa yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Menggugat (ARM) menggelar aksi damai di kantor Kejari Padangsidimpuan, Kamis (17/3). Mereka mendesak Kejaksaan segera melimpahkan kasus dugaan korupsi Persatuan Sepakbola (PS) Sidimpuan dan kasus lainnya di Pemko Psp dan Pemkab Tapsel ke Pengadilan Negeri. Massa ARM terdiri dari beberapa elemen. Seperti, Yayasan Kompak, Topan RI, Komunitas Pinggiran Payung Hitam (Kopi Pahit), dan Forum Rakyat Menggugat (FRM).

Koordinator Kopi Pahit, Hendrawan Hasibuan dan koordinator FRM, Amir Hamzah Harahap dalam orasinya mendukung kinerja Kejaksaan Negeri (Kejari) Padangsidimpuan (Psp) dalam menangani kasus-kasus dugaan korupsi di Kota Psp dan Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel).

ARM memberikan apresiasi yang tinggi kepada Kejari Psp yang sudah menahan dua tersangka kasus dugaan korupsi PS Sidimpuan yakni, HM Solih Pulungan dan Hadi Ashari Nasution. Memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya terhadap Kejari dalam penanganan kasus dugaan korupsi di Tabagsel.

Kemudian massa meminta Kejari agar tetap melakukan penahanan terhadap tersangka kasus dugaan korupsi PS Sidimpuan Hadi Ashari, dan menolak permohonan penangguhan penahanan tersangka Hadi Ashari oleh beberapa anggota DPRD Psp dan Wakil Wali Kota Maragunung Harahap.

“Kami juga meminta Kejari agar segera melimpahkan kasus dugaan korupsi PS Sidimpuan ke Pengadilan Negeri. Meminta Kejari agar dalam persidangan nantinya menuntut hukuman setinggi-tingginya terhadap tersangka PS Sidimpuan, dan pengadilan menjatuhkan hukuman setinggi-tingginya terhadap tersangka,” ujar demonstran.

Ditambahkan mereka, selama masa persidangan nantinya, mereka akan melakukan aksi damai untuk menekan pihak terkait agar menjatuhkan hukuman setinggi-tinginya terhadap tersangka kasus dugaan korupsi PS Sidimpuan.
Massa ARM juga meminta Kejaksaan untuk mengusut dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Psp. Yaitu, pengadaan genset, komputer PC, note book, printer, AC dan lainnya, yang menurut massa sudah mereka adukan ke Kejatisu 10 Februari 2011 lalu dengan nomor surat 20/Dirpro/II/2011.

Baca Juga :  42 PNS Duduki Jabatan Baru di Pemko Padangsidimpuan

“ARM meminta agar Kejari Psp menindaklanjuti pengaduan tersebut. Mendesak Kejari menangkap pelaku kasus dugaan korupsi di Sekretariat DPRD Psp, karena kami percaya Kejari dapat mengungkapnya dan kasus lainnya,” teriak mereka.
Kasi Intel Kejari Psp, Polim Siregar SH mewakil Kajari Indrasyah Djohan, yang menerima aksi massa ARM di halaman kantor Kejari Psp mengatakan, pihaknya tetap komit dalam menuntaskan kasus dugaan korupsi yang ada di Psp dan Tapsel.
Ditegaskan Polim, pihaknya hingga saat ini belum menerima hasil audit BPKP soal perhitungan berapa sebenarnya kerugian negara atas kasus PS Sidimpuan. Jika sudah menerima hasil audit tersebut, maka akan segera dilimpahkan.
Polim juga mengucapkan terima kasih atas dukungan dari masyarakat dan juga ARM dalam mengawal penanganan kasus-kasus dugaan korupsi yang mereka tangani.

Usai mendengarkan penuturan Polim, massa melalui arahan Direktur Program Yayasan Kompak Timbul Simanungkalit, memberikan seekor ayam jantan kepada Kasi Intel sebagai simbol dukungan penuh kepada Kejari Psp yang sudah melakukan penahanan kepada dua tersangka kasus dugaan korupsi PS Sidimpuan.

Kemudian massa juga memberikan dua perangkap tikus yang diterima Kasi Intel sebagai simbol bahwa massa ARM berharap akan banyak nantinya tikus-tikus koruptor di Psp dan Tapsel yang ditangani Kejari masuk penjara.

ARM Soroti Temuan BPK Tahun 2008
Usai menggelar demo di kantor Kejari Psp, massa melanjutkan aksi unjuk rasa ke gedung DPRD Tapsel yang berjarak sekitar 200 meter dengan berjalan kaki. Di gedung wakil rakyat itu, massa menyoroti dan mensinyalir telah terjadi dugaan korupsi di Pemkab Tapsel berdasarkan temuan BPK RI laporan hasil pemeriksaan atas sistem pengendalian intern dalam kerangka pemeriksaan laporan keuangan Pemkab untuk TA 2008. Usai menyampaikan pernyataan sikap dan tututannya, massa membubarkan diri dengan tertib. (phn/neo) (metrosiantar.com)

Baca Juga :  Proyek Pembangkit Listrik di Muara Batang Gadis Diduga Fiktif

5537437190 3496b19d54 ARM Desak Kejari Padangsidimpuan Limpahkan Kasus PS Sidimpuan!
5537437682 6ec83de165 ARM Desak Kejari Padangsidimpuan Limpahkan Kasus PS Sidimpuan!
5536859757 727ddc4204 ARM Desak Kejari Padangsidimpuan Limpahkan Kasus PS Sidimpuan!
5536860223 9b8b01bd15 ARM Desak Kejari Padangsidimpuan Limpahkan Kasus PS Sidimpuan!
5536860087 57930434a9 ARM Desak Kejari Padangsidimpuan Limpahkan Kasus PS Sidimpuan!

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*