Artis Ibukota Tiofanta Pinem Hibur Pengungsi “Tanah Karo Menangis”

“Tanah Karo Menangis” akibat musibah Gunung Sinabung, membuat berbagai kalangan dan elemen masyarakat menunjukkan kepeduliannya terhadap puluhan ribu pengungsi di lokasi-lokasi penampungan. Bantuan terus mengalir,

baik dari pemerintahan, TNI/Polri, BUMN/swasta, LSM maupun ormas yang tidak terhitung lagi jumlahnya.

Ikut merasakan kepedihan ribuan warga pengungsi, rombongan Perkumpulan Independen Pesikap Tanah Karo (PIPTK), tokoh-tokoh pemrakarsa dan penggagas Pemko Berastagi, Lions Club Tanah Karo Simalem, DPD Majelis Agama Buddha Mahayana Tanah Suci Indonesia (Majabumi) Tanah Karo, Lions Club Medan Raya dan tokoh etnis Tionghoa yang sukses di Jakarta, Efendi Hansen Sinulingga, SE serta penyanyi Ibukota Tiofanta Pinem, Kamis (2/9) salurkan bantuan dan hibur para pengungsi.

Ketua Nasional Perkumpulan Independen Pesikap Tanah Karo (PIPTK), Cuaca Bangun, SE, Ak, Msi, Presiden Lions Club Tanah Karo Simalem, Alex Candra Singarimbun yang juga Ketua DPD Majabses Jakarta Efendi Hansen Sinulingga SE yang kelahiran Berastagi, tokoh Pemko Berastagi, Iwan Sembiring Depari, SH usai memberikan bantuan, secara bergantian memberikan kata-kata penghibur dan motifasi membangkitkan mental dan semangat para pangungsi di Jambur Taras Berastagi, Jambur Lige Kabanjahe, Jambur Pulungan, Gedung Nasional dan Jambur Tuah Lopati Kabanjahe.

Bahkan rombongan itu, spesial membawa artis Ibukota, Tiofanta Pinem khusus menghibur para pengungsi. Mengumandangkan lagu-lagu lama pop Karo. Sambil menyanyi dan menghibur para pengungsi, Tiofanta Pinem menyalami dan memeluk ibu-ibu maupun anak-anak agar tetap tabah dan semangat.

Baca Juga :  Forbes Nobatkan Robert Downey jadi Aktor Termahal

Cukup Menyejukkan

Pantauan wartawan, kehadiran Tiofanta Pinem cukup menyejukkan para pengungsi. Suasana haru yang sebelumnya menyelimuti pengungsi seketika berubah gembira dengan alunan iringan musik keyoboard yang di beberapa jambur selalu stand by. Demikian juga lagu-lagu bernada gembira, disambut antusias para pengungsi dengan berjoged ria.

Bantuan yang diberikan beras 2 ton, roti 200 kotak, kain sarung 500 potong, mie instan 300 kotak, air mineral 500 kotak, mie lidi 50 ball, mie hun 50 ball, susu untuk balita 5 kotak dibagi kepada para pengungsi di jambur-jambur penampungan. Bantuan itu kedua kali, setelah sehari sebelumnya disalurkan ke Desa Perbesi Kecamatan Tigabinanga dan Desa Singgamanik Kecamatan Munthe.

Ketua Nasional Perkumpulan Independen Pesikap Tanah Karo didampingi Ketua Perwakilan PIPTK, Robert Tarigan, SH di sela mengunjungi para pengungsi, kepada pers mengatakan, sangat menyesalkan manajemen pengelolaan para pengungsi.

Demikian juga informasi yang disampaikan kepada para pengungsi sangat memprihatinkan. Parahnya lagi, Bupati Karo Drs DD Sinulingga dua kali menyampaikan imbauan agar para pengungsi pulang ke kampung masing-masing. Namun fakta di lapangan, situasi Sinabung belum kondusif dari aktifitas ancaman.

Dinilai, imbauan itu prematur dan sangat lemah. Buktinya, semalam pengungsi di seputar Kabanjahe dan Berastagi disuruh pulang. Sementara tadi pagi, suara gemuruh dan muntahan debu Gunung Sinabung adalah paling dahsyat sejak terjadi musibah Sinabung.

Baca Juga :  Capung: Studio Saya Bukan Tempat Mesum

“Hal ini patut disesalkan, secara psykologis beban mental pengungsi semakin berat. Imbauan yang tidak akurat dari seorang pamong yang nota bene dipilih dan digaji rakyat akan menambah derita dan trauma pengungsi. Sebenarnya, pengungsi pun ingin cepat-cepat pulang ke kampung masing-masing, tapi realita ancaman meletusnya Sinabung menghantui masyarakat Karo setiap saat. Seharusnya, saat situasi seperti ini, Bupati DD Sinulingga tidur bersama rakyat di lokasi penampungan, itu baru pemimpin, “pungkasnya.

Di sisi lain, bantuan yang terus mengalir supaya dibagi rata kepada para pengungsi dari setiap desa. Demikian juga pemulihan mental dan trauma masyarakat pengungsi perlu segera disikapi secara serius oleh Pemkab Karo dengan mengambil langkah-langkah yang cepat dan terukur, harapnya.

Sumber: http://www.analisadaily.com/index.php?option=com_content&view=article&id=68040:artis-ibukota-tiofanta-pinem-hibur-pengungsi-qtanah-karo-menangisq&catid=51:umum&Itemid=31

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*