AS Menyerang, Khadafi Janjikan Perang panjang

TRIPOLI – Pemimpin Libya Moammar Khadafi bersumpah akan memberikan perang panjang kepada pasukan internasional yang menyerang pasukannya lewat serangan udara. Sebelumnya puluhan rudal militer asing dilesakan ke Tripoli pada Minggu pagi.

“Kami janjikan perang yang panjang,” tegas Khadafi seperti dikutip Associated Press Minggu (20/3/2011).

Sebelumnya, televisi nasional menyatakan 48 orang tewas dalam yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat (AS) dan Eropa. Pihak oposisi mengaku serangan internasional dianggap tepat yang dilakukan diluar pangkalan militer di Benghazi.

Pihak oposisi mengatakan, saat serangan terjadi pasukan Khadafi sebenarnya sudah berada di pintu kota pada Sabtu 19 Maret. Pasukan oposisi mengaku tengah bersiap untuk memberikan perlawanan terhadap pasukan Khadafi tersebut.

“Warga Benghazi siap untuk mati sebelum Khadafi menapakan kakinya kembali ke kota ini (Benghazi),” ungkap mantan anggota militer pemerintah yang bergabung dengan pihak oposisi Mohammed Faraj.

Khadafi pun mengaku tidak akan menyerahkan Benghazi kepada pihak oposisi. Ia juga bermaksud membuka lumbung senjata pemerintah kepada warganya Libya, sekaligus mempersenjatai mereka untuk melawan pasukan internasional.

112 rudal Tomahawk milik AS telah dilepaskan dari kapal perang dan kapal selam milik militer AS dan Inggris. Rudal tersebut ditujukan kepada sekira 20 target di wilayah pesisir, untuk memberi jalan patroli udara dari rudal anti pesawat tempur milik Libya.(Okezone.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Hasil Rekapitulasi BPK; Administrasi Keuangan Pemprovsu Kacau

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*