Aset Pemkab Palas Banyak Telantar

Aset milik Pemerintah Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang ditinggalkan dan diserahkan Pemkab Tapsel sebagai kabupaten induk sejak pemekaran tahun 2007 lalu hingga saat ini tidak terdata dengan detail. Akibatnya, banyak asset pemkab yang telantar.

“Hal itu disebabkan tidak Peraturan Daerah (Perda) yang mengatur dan sampai sekarang tidak pernah memberikan hak atas milik kepada Pemkab Palas, sehingga tidak diketahui mana aset yang ditinggalkan Pemkab Tapsel dan mana aset milik tingkat I Provinsi,” kata kepala Bidang (Kabid) Aset Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kabupaten Palas, Muaz Daulay.

Menurut Muaz, hingga saat ini pihaknya tidak mengetahui mana aset yang ditinggalkan Pemkab Palas dan mana aset milik Provinsi Sumut, baik berupa kendaraan, bangunan, maupun tanah karena tidak diketahui apa-apa saja aset yang ditinggalkan selama ini.

“Akhirnya banyak yang telantar, baik berupa aset Pemkab Palas maupun tingkat I termasuk di wilayah Ulu Gajah, Kecamatan Barteng, berupa tanah dan bangunan pasar hewan yang tidak jelas alas tanahnya,” ujar Muaz Daulay, Rabu (17/11).

Untuk diketahui, saat ini diduga sejumlah aset dikuasai oleh pihak ketiga dan pribadi yang akhirnya kalau terus dibiarkan akan merugikan negara. Tentu saja, untuk menghindari hal tersebut, sudah sewajarnya Pemkab Palas berkoordinasi dengan Pemkab Tapsel dan Provinsi Sumut untuk mendata seluruh aset negara yang ada di Palas. (metrosiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  KONGRES PSSI - Taufik: Masa Kongres Gelap-gelapan...

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*