ASI Tak Lancar, Seorang Balita Di Desa Longat, Mandailing Natal, Menderita Gizi Buruk

www.liputan6.com
Asifah bayi penderita gizi buruk di Mandailing Natal, Sumut.

Mandailing Natal: Usai Asifah kini telah menginjak empat bulan. Di usia tersebut, bayi mungil ini seharusnya mendapatkan asupan gizi yang cukup. Tapi kenyatannya tidak. Sulaidah, ibunda Asifah, saat ditemui SCTV di rumahnya di Desa Longat, Mandailing Natal, Sumatra Utara,, Jumat (19/2), mengaku air susunya tidak keluar lancar. Sementara untuk membeli susu pengganti ASI, dia tak sanggup.

Akibat kekurangan asupan gizi, berat badan Asifah hanya dua kilogram, jauh dari bayi normal seusianya yang berbobot lima kilogram. Dia divonis menderita gizi buruk. Padahal menurut Sulaidah, berat badan Asifah saat lahir mencapai berat 3,2 kilogram.

Untuk mengobati Asifah, Sulaidah sesekali membawanya berobat ke dukun kampung. Sementara untuk berobat ke bidan, dia harus menyiapkan uang Rp 25 ribu sekali berobat. Jumlah yang sulit dipenuhinya karena sang suami, Safaruddin, hanyalah buruh kebun yang tidak memiliki penghasilan tetap. Jangan untuk biaya berobat, untuk menghidupi enam anggota keluarganya membuat beban yang dipikulnya kian berat.(BOG)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*